Suara.com - Para pemain Free Fire (FF) Max harus memiliki bidikan yang baik di FF Max untuk meningkatkan rasio K/D dalam game.
Rasio Kill/Death (K/D) merupakan rata-rata kill yang diperoleh dalam setiap pertandingan dibagi dengan jumlah pertandingan di game FF Max.
Meskipun hal tersebut sulit dilakukan, tetapi pemain dapat mengikuti beberapa tips untuk bisa meningkatkan sasaran tembak dan rasio K/D di Free Fire Max.
Dilansir dari Sportskeeda, Jumat (22/10/2021), berikut ini lima tips untuk meningkatkan bidikan dan rasio K/D di Free Fire Max:
1. Menggunakan sniper sesering mungkin
Cara terbaik untuk meningkatkan bidikan di FF Max adalah berlatih dengan senapan sniper.
Ini akan memaksa pemain untuk terus-menerus mengarahkan pandangan ke bawah hingga mendapatkan tembakan yang sempurna.
Menggunakan senapan sniper juga akan membantu pemain memahami cara mengarahkan target untuk akurasi yang lebih baik dan membantu meningkatkan persentase headshot.
2. Hindari bermain dengan rekan tim secara acak
Baca Juga: Anti Kalah, Ini 5 Tips Menangkan Pertandingan 1v1 Free Fire Max
Meskipun pemain memiliki bidikan yang bagus dan mampu menahan lawan, tetapi bermain dengan rekan satu tim secara acak tidak akan meningkatkan rasio K/D.
Faktanya, hal ini justru dapat merusak rasio K/D pemain di FF Max.
Pemain yang ingin mempertahankan atau meningkatkan rasio K/D harus menghindari bermain dengan acak atau random.
3. Bermain aman dan usahakan membunuh sebanyak mungkin
Cara yang baik untuk meningkatkan rasio K/D selama setiap pertandingan Free Fire Max adalah dengan memainkan game yang aman.
Ini memastikan bahwa pemain tidak akan tereliminasi selama permainan awal atau pertengahan dan mungkin dapat mencapai zona akhir dengan membunuh beberapa musuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat
-
Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays
-
5 Fitur Smartwatch yang Wajib Dipantau Pelari: Performa Terukur, Capai Target Lebih Cepat
-
REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety
-
Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?
-
Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi