Suara.com - Bisnis semakin berkembang seiring dengan perkembangan internet dan pelaku UMKM harus menyadari pentingnya keamanan online bagi bisnis agar terhindar dari hacker atau peretas.
Risiko keamanan online terbaru mencakup phising, di mana hacker menyamar sebagai perusahaan atau orang terkenal.
Kepala Hubungan Publik Asia Tenggara Google, Ryan Rahardjo, hacker umumnya menggunakan email phising yang akan mengecoh pengguna untuk mengklik link berbahaya. Jika pengguna tidak waspada, kredensial login atau informasi akun pengguna dapat dicuri oleh hacker.
"Google memiliki sistem proteksi keamanan yang secara otomatis dapat mengidentifikasi ancaman dengan tingkat akurasi 99,9 persen," kata Ryan, dalam acara virtual keamanan siber untuk UMKM pada Selasa (26/10/2021).
Pelaku UMKM juga dapat menggunakan layanan Google untuk mengamankan bisnis dan privasi di internet.
Berikut ini cara melindungi bisnis untuk UMKM ala Google:
- Memeriksa dan mengelola kata sandi
Pengguna dapat menyimpan kata sandi di Akun Google menggunakan layanan https://passwords.google.com/ - Melindungi akun dengan verifikasi dua langkah
Dengan verifikasi dua langkah, setiap kali pengguna masuk ke Akun Google, pengguna akan memerlukan sandi dan kode verifikasi.
Hal ini berfungsi untuk menambahkan lapisan keamanan ekstra dalam bisnis. Verifikasi dua langkah dapat dilakukan melalui g.co/2SV. - Lakukan pemeriksaan keamanan dan privasi
Pelaku UMKM dapat mengamankan akun dan privasi Akun Google dengan mengakses situs g.co/SecurityCheckup dan g.co/PrivacyCheckup.
Lewat pemeriksaan keamanan, pengguna dapat memasukkan email dan nomor telepon pemulihan jika akun pengguna terkunci atau jika Google menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Selain itu, pengguna juga dapat mengetahui perangkat apa saja yang terhubung ke dalam Akun Google. - Aktifkan pemblokir pop-up
Untuk memblokir pop-up, buka Chrome di komputer > klik Lainnya di kanan atas > klik Setelan > di bagian Privasi dan Keamanan, klik Setelan situs > Klik Pop-up dan pengalihan > di bagian Diizinkan, cari situs > di sebelah kanan situs, klik Lainnya > Blokir.
Tak hanya itu, Google juga memberi tahu apa yang harus pengguna lakukan jika perangkat diretas. Pengguna dapat mengikuti tips di bawah ini:
- Putuskan sambungan perangkat dari kabel WiFi atau internet.
- Pindai perangkat dan hapus semua virus yang terdeteksi.
- Jika disusupi atau jika pengguna tidak yakin hacker telah berhasil masuk, segera ubah kata sandi.
- Hubungi bank jika data keuangan pengguna terancam disusupi.
Pengguna juga dapat mengetahui jika perangkat telah diretas. Umumnya, pengguna akan menyadari kehilangan sejumlah uang, mendapatkan banyak pesan dari pihak mencurigakan, dan toolbar dan add-on browser yang tidak diinginkan.
Selain itu, munculnya pop-up atau software yang tidak diinstal oleh pengguna serta orang lain melihat pengguna mengirim postingan aneh atau permintaan yang tidak pernah pengguna kirim.
Berita Terkait
-
Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?
-
Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM
-
PNM Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding, Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro
-
Hadir di Code.Strt 2026, BRImo Tawarkan Transaksi Praktis dan Cashback hingga Rp50 Ribu
-
Lewat Sentuhan Korporasi, UMKM Desa Les Naik Kelas
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa