Perangkat ini tidak memiliki aplikasi pihak ketiga tetapi dilengkapi dengan serangkaian fitur kebugaran yang berpusat di sekitar aplikasi Huawei Health.
Sayangnya, sistem operasi yang ringan memiliki interaksi terbatas dengan notifikasi dan jam tangan tidak memiliki NFC untuk melakukan pembayaran.
3. Garmin Vivoactive 4
Vivoactive 4 adalah jam tangan terbaru dalam jajaran produk wearable khas Garmin.
Meskipun Garmin terkenal dengan pelacak kebugaran, seri Vivoactive lebih cenderung pada smartwatch sehari-hari namun masih memiliki banyak fitur untuk penggemar kebugaran.
Perangkat ini memiliki daya tahan baterai hingga dua hingga tiga hari dengan penggunaan biasa.
Penghematan tersebut dapat dilakukan berkat layar transflektif yang menggunakan daya jauh lebih sedikit daripada AMOLED. Namun, warna yang dihasilkan kurang cerah.
Smartwatch ini telah dilengkapi dengan lebih dari 20 aplikasi pra-instal, tetapi dengan menggunakan Garmin Connect IQ, pengguna dapat menginstal aplikasi pihak ketiga di jam tangan.
Vivoactive 4 memiliki penyimpanan onboard untuk mengunduh musik, dapat dihubungkan ke headphone Bluetooth.
Baca Juga: 5 Fitur Smartwatch Wajib yang Harus Dimiliki
Selain itu, memiliki fitur lainnya seperti GPS, monitor detak jantung, oksimeter, dan Garmin Pay menggunakan NFC.
Versa 3 adalah jam tangan pintar kelas menengah dari Fitbit.
Perangkat ini nyaman dipakai dan meskipun tidak memiliki tombol fisik, tombol sentuh haptic membuatnya mudah digunakan.
Versa 3 memiliki daya tahan baterai yang luar biasa hingga tujuh hari.
Tapi, jika pengguna menggunakan GPS atau always-on screen selalu aktif, baterai hanya bertahan hingga tiga hari.
Tidak seperti Versa 2 sebelumnya, Versa 3 telah ditingkatkan ke pengisi daya magnetis yang membuatnya lebih cepat untuk mengisi daya.
Meskipun platformnya adalah sistem operasi milik Fitbit, perangkat ini memiliki mikrofon internal yang dapat digunakan untuk mengakses Google Assistant.
Tak hanya itu, dilengkapi pula Fitbit Pay untuk pembayaran, GPS, dan SpO2 untuk mengukur kadar oksigen darah.
Sayangnya, beberapa statistik lanjutan tentang detak jantung dan saturasi oksigen harus memerlukan langganan Fitbit Premium.
Selain itu, tidak ada penyimpanan media onboard sehingga tidak cocok untuk berolahraga tanpa ponsel.
5. Garmin Instinct Solar
Perangkat ini menggunakan Power Glass Solar Lens yang memanen sinar Matahari melalui layar jam tangan untuk memperpanjang masa pakai baterai.
Bahkan tanpa solar charge, Garmin Instinct Solar dapat mencapai 24 hari dalam mode smartwatch biasa.
Namun, masa pakai perangkat ini dapat diperjanjang hingga 56 hari dengan energi dari Matahari.
Jika pengguna beralih ke mode penghemat baterai, Garmin mengklaim pengguna bisa mendapatkan masa pakai baterai tanpa batas menggunakan energi Matahari.
Tetapi, pengguna harus mematikan GPS, detak jantung, dan notifikasi dari ponsel.
Untuk mencapai kinerja baterai yang luar biasa, Garmin harus mengorbankan hal lainnya.
Misalnya, layarnya tidak memenuhi standar yang sama dengan smartwatch lainnya.
Sebaliknya, perangkat ini memiliki layar monokrom 1 inci kecil, cukup berbeda dari layar sentuh warna AMOLED.
Garmin Instinct Solar memiliki kemampuan untuk membaca dan menanggapi pesan melalui balasan cepat, mengontrol media, dan menerima notifikasi.
Namun, tidak ada aplikasi pihak ketiga dari toko Connect IQ Garmin, sehingga pengguna harus puas dengan pilihan aplikasi yang telah tersedia sebelumnya.
Berita Terkait
-
Samsung Internet Browser Sekarang Telah Hadir ke Galaxy Watch4
-
Vivo Siapkan Smartwatch Baru, Ini Bocoran Fiturnya
-
Mengenal Fitur Body Battery Smartwatch Garmin, Penolong saat Pandemi
-
Bukan Cuma Buat Gaya, Ini Manfaat Smartwatch Bagi Kesehatan
-
Kisah Sukses Remaja 17 Tahun Bangun Usaha Smartwatch Braille Lewat Brand Fesyen
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga