Suara.com - Nama Susi Pudjiastuti, pengusaha di bidang perikanan dan aviasi, kembali viral di Twitter setelah ia mengomentari sebuah berita tentang Ketua DPR Puan Maharani yang sedang menanam padi di tengah hujan.
Yang dikomentari Susi, yang juga mantan menteri kelautan dan perikanan itu, adalah sebuah berita Media Indonesia yang diunggah di Twiter dan berjudul Di Tengah Hujan, Puan Tanam Padi dan Semangati Petani Milenial.
Artikel itu memberitakan kunjungan Puan sebagai ketua DPR ke area persawahan Sendangmulyo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (11/11/2021). Dalam kunjungan itu diceritakan Puan turun ke sawah di tengah hujan untuk ikut menanam padi bersama para petani.
Dalam foto berita, tampak Puan sedang menanam padi bersama dua orang petani di tengah hujan.
"Biasanya petani menanam padi tidak hujan-hujanan," tulis Susi singkat mengomentari berita yang diunggah akun resmi Media Indonesia itu.
Cuitan Susi, hingga Jumat malam (12/11/2021) sudah di-retweet lebih dari 3.100 kali, disukai lebih dari 12.00 kali, dibalas lebih dari 1.500 kali, dan dikomentari dengan quote lebih dari 670 kali.
Rata-rata para netizen mengamini komentar Susi, dengan mengatakan bahwa petani tidak lazim menanam padi di tengah hujan karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya adalah karena khawatir disambar petir, alasan kesehatan, dan alasan teknis, yakni benih rusak karena goyah akibat kena hujan.
Warganet yang lain, seperti sudah lazim di Indonesia, menilai aksi Puan Maharani itu cuma pencitraan belaka yang terkait ambisi puteri Ketua Umum PDIP Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai calon presiden di 2024.
Tak heran jika di daftar trending topic Twitter Indonesia pada Jumat sore hingga malam terlihat ada topik Pencitraan yang berisi kritik serta sindiran terhadap Puan. Dalam daftar yang sama juga ada topik Bu Susi dan Petani, yang isinya juga mengomentari celetukan Susi tersebut.
Baca Juga: Mampir Angkringan di Yogya, Puan Maharani Borong Sego Kucing
Berita Terkait
-
Gempa Guncang Sulut, Puan Maharani Minta Pemerintah Sigap Pastikan Keselamatan Warga
-
Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat
-
Momen Didit Anak Presiden Prabowo Dapat Kejutan Kue Ultah dari Megawati dan Puan Maharani
-
Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan Megawati-Prabowo Dalam Waktu Dekat
-
Momentum Idulfitri 1447 H Pererat Kebersamaan Demi Bangun Indonesia yang Lebih Baik
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah