Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan Kominfo memberikan keleluasaan kepada lembaga penyiaran untuk mengatur dan beralih ke siaran digital menurut perencanaan masing-masing.
"Selama hal itu dilakukan sebelum ASO (analog switch off)," ujar Plate dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/11/2021).
Plate menjelaskan penyelesaian tahapan penghentian siaran televisi analog atau analog switch off (ASO) paling lambat 2 November 2022 sesuai Pasal 60 A UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di mana itu merupakan pembaruan dari UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
Plate mengatakan penyelesaian ASO dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap pertama untuk 56 wilayah layanan siaran atau 166 kabupaten/kota hingga 30 April 2022. Tahap kedua untuk 31 wilayah layanan siaran di 110 kabupaten/kota hingga tanggal 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga untuk 25 wilayah layanan siaran di 65 kabupaten/kota hingga 2 November 2022.
Lebih lanjut ia mengungkapkan dari 112 wilayah layanan yang menjadi target penghentian siaran televisi analog, sebanyak 90 wilayah telah memiliki infrastruktur multpleksing.
Menkominfo mengklaim ASO tahap pertama, infrastruktur multilpleksingnya sudah 100 persen dan siap untuk dilaksanakan. Sementara untuk ASO tahap kedua dan ketiga ditargetkan pembangunan infrastrukturnya selesai paling lambat dua bulan sebelum masa ASO masing-masing.
"Masyarakat di daerah tersebut sudah dapat menyaksikan siaran digital saat ini," kata Plate.
Plate mengungkapkan sejak era reformasi, Indonesia menjadi negara dengan jumlah lembaga penyiaran yang bersiar secara analog terbanyak.
Jumlah penyelenggara siaran TV analog yang harus bermigrasi ke siaran digital sebanyak 697 lembaga, dengan rincian satu lembaga penyiaran publik, 16 lembaga penyiaran lokal, 14 lembaga penyiaran komunitas, dan 666 lembaga penyiaran swasta.
Baca Juga: Kominfo Persiapkan Mekanisme Pembagian Jutaan STB Gratis untuk Akses TV Digital
Dari 697 lembaga penyiaran itu, sebanyak 277 lembaga sudah bersiar secara digital atau sebesar 39,74 persen.
"Lembaga penyiaran tersisa akan menyusul, dan harus melakukan penyiaran digital sebelum tahapan ASO yang telah ditentukan," kata tutup dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
-
Tak Bisa Dikorting! Johnny G Plate Tetap Dihukum 15 Tahun Bui Terkait Skandal Proyek BTS Kominfo
-
PK Ditolak MA, Eks Menkominfo Johnny G Plate Tetap Dihukum 15 Tahun
-
Eks Menkominfo Johnny Plate Gigit Jari! MA Tolak PK Kasus Korupsi BTS 4G
-
Sinopsis Mamono, Drama Jepang Terbaru Kumiko Aso dan Akihisa Shiono
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah