Suara.com - Indonesia resmi ditunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan esport dunia Esports World Championships ke-14 di Bali pada 2022, terpilih dari enam negara lainnya yang juga ikut serta mengajukan bidding untuk tuan rumah kejuaraan dunia esport tersebut.
Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah IESF 14th Esports World Championships 2022 diumumkan oleh Presiden Federasi Esports Internasional (IESF) Vlad Marinescu dalam IESF Ordinary General Meeting di Eliat, Jumat, yang dihadiri oleh delegasi Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Desra Firza Ghazfan.
"Kami menjalankan proses bidding secara formal selama empat bulan dengan dokumen yang ketat untuk memastikan kejuaraan dunia ini dapat berlangsung aman bagi para atlet esport," kata Marinescu dalam konferensi pers virtual, Jumat (19/11/2021).
Marinescu mengatakan Bali sangat ideal untuk menjadi tuan rumah IESF 14th Esports World Championships 2022, sebab Indonesia memiliki tim esport yang luar biasa dan telah berkembang sejak lama.
Menurut Marinescu "kualitas pengalaman orang Indonesia di esport dalam mendukung acara dan profesionalisme komite Olimpiade dan seluruh tim, juga federasi esport di Indonesia," juga menjadi salah satu alasan Indonesia terpilih menjadi tuan rumah.
Terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah IESF 14th Esports World Championships 2022 juga merupakan buah diplomasi olahraga Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Pada September lalu, Ketua KOI Raja Sapta Oktohari bertemu Marinescu di Budapest, yang salah satu hasilnya adalah menempatkan Tommy Hermawan Lo masuk dalam jajaran dewan IESF.
Okto, sapaan karib Raja Sapta, menyambut antusias keputusan IESF. Ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah IESF 14th Esports World Championships 2022 sekaligus menjadi pembuktian buah manis diplomasi olahraga KOI dan sinergi federasi nasional.
"Sejak awal kita memang atas perintah Bapak Presiden, Bapak Joko Widodo, untuk mengambil menjemput lebih banyak event-event internasional ke Indonesia, dan salah satunya dan memang sudah kita incar adalah esport," kata Okto.
Baca Juga: Raih Penghargaan Indonesian Esports Awards, Natasha Wilona Pesan Ini ke Ibu
"Jangkauan esport ini sangat luas dan melalui World Championship ini kita bisa menjangkau lebih banyak lagi seluruh penjuru di dunia untuk mempromosikan dan membuktikan bahwa Indonesia juga bisa menjadi tuan rumah dari kejuaraan dunia yang bisa dilaksanakan dengan baik."
Okto berharap IESF 14th Esports World Championships 2022 di Indonesia bisa menambah gairah industri esport di Tanah Air. Terlebih, event tersebut akan diselenggarakan di Bali yang terkenal sebagai tempat peleburan kekayaan tradisi budaya masa lalu dan modern.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Bambang Sunarwibowo, bahwa penyelenggaraan kejuaraan dunia esport di Bali menjadi motor penggerak perkembangan industri esport sekaligus tonggak sejarah bagi Indonesia.
"Kompetisi akbar tingkat dunia ini akan menghadirkan lebih dari 100 negara yang merupakan anggota International Esports Federation. Kami meyakini penyelenggaraan esport kelas dunia di Indonesia akan menjadi motor perkembangan industri esport nasional sekaligus akan menjadi torehan dan salah satu tonggak penting dalam sejarah esport Indonesia," kata Bambang.
IESF 14th Esports World Championships 2022 akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Indonesia, pada 20-27 November. [Antara]
Berita Terkait
-
Siapa Roster EVOS di MPL ID Season 17? Transfer Anyar, Ada Bocoran Nama Baru
-
MPL ID Season 17 Mulai Tanggal Berapa? Petinggi Alter Ego Beri Bocoran Anyar
-
Siapa Roster ONIC di MPL ID Season 17? Ada Pemain Filipina dan Pelatih Anyar
-
Roster RRQ untuk MPL ID Season 17 Terungkap, Siap Bangkit di Musim Baru?
-
Turki Jadi Tuan Rumah MLBB M8 World Championship, Wild Card di Thailand
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
WhatsApp Siapkan Fitur Pesan Terjadwal di iPhone, Akhirnya Tak Perlu Begadang Kirim Chat
-
7 HP Hemat Baterai dan RAM Besar yang Aman Dibawa Mudik Lebaran 2026
-
Mengapa HP Xiaomi Global Baterainya Lebih Kecil dari Versi China? Ini Alasan Sebenarnya
-
Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya
-
JVC Hadirkan Perangkat Wearable dengan Pengalaman Mendengarkan Lebih Natural
-
39 Kode Redeem FF 24 Februari 2026 dan Cara Dapat 90 Diamond Gratis ShopeePay
-
Kedaulatan Digital di Era AI: Tool Baru Ubah Audit Cloud yang Rumit Jadi 20 Menit
-
realme 16 Series 5G Resmi Meluncur 10 Maret 2026: Kamera 200MP + 50MP Periscope Pertama di Segmennya
-
33 Kode Redeem FC Mobile 24 Februari 2026 dan Cara Klaim Jutaan Gems Gratis
-
5 HP Alternatif Infinix Note 60 dengan Harga Lebih Hemat, Performa Juara!