Suara.com - Para raksasa teknologi Amerika Serikat seperti Google, Facebook, Twitter, Netflix dan Amazon diminta untuk membayar ongkos atau sewa jaringan internet oleh para operator seluler di Eropa.
Sebanyak 13 operator seluler Eropa, termasuk Deutsche Telekom dan Vodavone pada Senin (29/11/2021) meminta para raksasa internet AS untuk membayar ongkos infrastruktur yang mereka gunakan dan bahkan kuasai.
Desakkan dari perusahaan telekomunikasi Eropa itu disampaikan ketika para operator seluler dunia sedang berlomba berivestasi mengembangkan teknologi internet 5G, kabel fiber optik, dan satelit.
Kebutuhan infrastruktur internet baru itu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang kini semakin banyak mengonsumsi konten serta layanan dari Netflix, Google, Facebook, Youtube, Twitter, dll.
Investasi untuk sektor teknologi di Eropa naik menjadi 52,5 miliar euro pada 2020 lalu, demikian dilansir dari Reuters.
"Lalu-lintas internet sebagian besar dipicu dan keuntungannya dikeruk oleh platform-platform teknologi raksasa, tetapi layanan internet itu membutuhkan investasi yang intensif dan terus menerus dari sektor telekomunikasi," demikian bunyi pernyataan para bos operator seluler Eropa tersebut.
"Model ini - yang memungkinkan warga Uni Eropa menikmati buah transformasi digital - hanya bisa terus berjalan jika para raksasa teknologi ikut berkontribusi secara adil terhadap biaya jaringan," imbuh mereka.
Keluhan dan tuntutan para operator seluler Eropa ini senada dengan yang disuarakan oleh operator seluler di Korea Selatan. Perusahaan media sosial dan video online AS di Korsel telah mulai membayar biaya penggunaan jaringan ada operator-operator seluler di negara K-Pop tersebut.
Baru-baru ini, SK Broadband - sebuah operator seluler Korsel - menggugat Netflix untuk meminta ganti rugi biaya kenaikkan trafik yang dipicu oleh larisnya serial Squid Game. Netflix di sisi lain mengatakan ketika itu akan mengkaji gugatan tersebut.
Baca Juga: 6 Situs Live Streaming Anime Terbaik dari iQiyi hingga Animeindo
Berita Terkait
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
MK Wajibkan Operator Seluler Sediakan Layanan agar Sisa Kuota Tetap Aktif
-
Raih 139 Juta Views, Swapped Resmi Masuk Top 10 Film Terpopuler di Netflix
-
Ingin Jajal Rasanya Masuk ke Dunia Squid Game? Wahana Imersif Ini Bakal Hadir di Jakarta
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Usia 50 Tahun, Anti Aging agar Kulit Awet Muda
-
Nam Joo Hyuk Jadi Pria Misterius dengan Masa Lalu Kelam di Drama Heartbeat
-
Urutan Pemakaian Sunscreen dan Moisturizer yang Benar, Jangan Sampai Terbalik
-
Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Phoenix Terlaris Manis di Shopee
-
Ulasan Free Wifi: Drama Komedi tentang Flexing dan Validasi Media Sosial
-
Dasar Dugaan TPPU Febrie Adrian Dipertanyakan, Kuasa Hukum Minta Tuduhan Dibuka Seterang-terangnya
-
Eks Jubir KPK Beberkan Detik-detik Febri Adriansyah Ditahan: Awalnya Saksi Lalu BAP Tersangka
-
Samsung dan Qualcomm Bangun Ekosistem AI Generasi Baru, Galaxy Makin Cerdas Tanpa Bergantung Cloud
-
Membeli Bukan Menyewa, Tak Ada Lagi Istilah Sisa Kuota Internet Hangus