- Aktor Steve Downes protes suaranya digunakan dalam video propaganda militer Amerika.
- Gedung Putih menggunakan aset game Halo dan Mortal Kombat tanpa izin resmi.
- Sejumlah figur publik mengkritik keras penggunaan budaya pop untuk mempromosikan perang.
Suara.com - Media sosial kembali geger saat suara ikonik Master Chief dari seri game Halo terdengar dalam sebuah video propaganda yang diunggah oleh akun media sosial Gedung Putih milik Amerika Serikat (The White House, @WhiteHouse).
Steve Downes, aktor pengisi suara legendaris di balik helm Spartan tersebut, melontarkan kecaman keras terhadap penggunaan karyanya tanpa izin untuk mempromosikan agenda militer.
Video yang dimaksud menampilkan trailer klip perang nyata yang diselingi adegan dari budaya pop, termasuk momen klimaks dari Halo 2: Anniversary.
Di sana, suara Master Chief yang diperankan Downes terdengar mengucapkan kalimat heroik "Finishing this fight (selesaikan pertempuran ini)".
Cukup ironis, itu langsung diikuti oleh cuplikan serangan udara sungguhan dengan keterangan "Justice The American Way (Keadilan dengan Cara Amerika)".
Video Gedung Putih tersebut juga menggunakan aransemen musik tema Mortal Kombat.
Postingan turut menampilkan cuplikan Tom Cruise sebagai Maverick dari Top Gun, Keanu Reeves sebagai John Wick, dan Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark/Iron Man.
Reaksi Downes tidak tanggung-tanggung. Melalui akun X, ia menyatakan dengan tegas bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat.
"Izinkan saya memperjelas hal ini: Saya tidak berpartisipasi, tidak dimintai pendapat, dan tidak mendukung penggunaan suara saya dalam video ini, atau pesan yang disampaikannya," tulis Downes.
Baca Juga: 10 Game Terlaris Capcom hingga 2026, Resident Evil Requiem Bersiap Masuk?
Ia menutup pernyataannya dengan tuntutan yang sangat blak-blakan. "Saya menuntut agar para produsen film p*rn* perang yang menjijikkan dan kekanak-kanakan ini segera menghapus suara saya," pungkas aktor game Master Chief.
Mengutip GameSpot, Downes bukanlah satu-satunya figur publik yang merasa karyanya disalahgunakan.
Ben Stiller juga memprotes penggunaan klip dari film Tropic Thunder dalam video yang sama, menegaskan bahwa "Perang bukanlah film."
Pemerintahan Donald Trump kerap menggunakan citra budaya pop dalam komunikasi media sosialnya.
Insiden ini menambah panjang daftar kontroversi pemerintahan Presiden Donald Trump yang kerap menggunakan properti intelektual dari industri game dan film untuk tujuan propaganda perang.
Sebelumnya, Gedung Putih pernah mengunggah meme buatan AI yang menggambarkan Trump sebagai Master Chief dan bahkan menggunakan cuplikan dari Call of Duty: Modern Warfare 3 dalam video lain.
Juru bicara pemerintahan Trump pernah mencoba membenarkan strategi ini dengan menyatakan, "Melalui unggahan yang menarik dan meme-meme yang keren, kami berhasil mengkomunikasikan agenda presiden yang sangat populer."
Namun, di tengah laporan korban jiwa yang terus bertambah akibat konflik, penyalahgunaan karakter pahlawan fiksi untuk mempromosikan perang nyata memicu perdebatan sengit tentang etika dan batas antara hiburan dan propaganda politik.
Berita Terkait
-
Rudal dan Drone Iran Bikin Donald Trump Ketar-ketir, Jarak Terbang di Luar Nalar
-
Bukan Nuklir, Senjata Paling Mematikan Perang AS-Iran Ini Bisa Bikin Dunia Hancur
-
Trump Klaim Perang AS-Israel vs Iran Segera Usai, Sebut Militer Iran Nyaris Lumpuh
-
Apa Itu Rudal Tomahawk? Senjata Jarak Jauh yang Tewaskan Ratusan Anak di iran
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney
-
Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru
-
Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global
-
Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya
-
IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas
-
Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar
-
Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu
-
DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi
-
Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu
-
Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8