Suara.com - Penelitian baru berjudul Solar Wind Contributions to the Earth's Oceans yang diterbitkan di Nature Astronomy mengungkap bahwa air di Bumi kemungkinan berasal dari Matahari.
Bumi tertutup air dengan lebih dari 70 persen permukaannya terdiri dari lautan, membuat Bumi lebih kaya air daripada planet lain di tata surya. Selama ini, para ahli meneliti dari mana semua air itu terasal.
Sekarang, studi baru menyarankan kemungkinan mengejutkan bahwa semua air tersebut bisa datang ke Bumi dari Matahari.
"Teori yang ada adalah air dibawa ke Bumi pada tahap akhir pembentukannya pada asteroid tipe C, namun pengujian sebelumnya dari sidik jari isotop asteroid ini menemukan bahwa batuan tersebut rata-rata tidak cocok dengan air yang ditemukan di Bumi. Itu berarti setidaknya ada satu sumber lain yang belum ditemukan," kata Phil Bland, profesor di Curtin University, Australia.
Penelitian Bland dan timnya menunjukkan angin Matahari menghasilkan air di permukaan butiran debu kecil dan air yang diserap isotop lebih ringan. Proses ini kemungkinan menyediakan air di Bumi.
"Teori angin Matahari baru ini didasarkan pada analisis atom demi atom yang cermat dari fragmen sangat kecil dari asteroid dekat-Bumi tipe S yang dikenal sebagai Itokawa, sampel yang dikumpulkan oleh wahana antariksa Jepang Hayabusa," kata Bland, seperti dikutip dari Independent pada Rabu (1/12/2021).
Sistem tomografi probe atom memungkinkan para ahli melihat dengan sangat detail di dalam 50 nanometer pertama atau lebih dari permukaan butiran debu Itoawa.
Dalam butiran tersebut, para ilmuwan menemukan cukup air yang jika ditingkatkan maka akan berjumlah menjadi sekitar 20 liter untuk setiap meter kubik batuan.
Bland menambahkan bahwa teknik yang sama bisa digunakan dalam misi luar angkasa di masa depan.
Baca Juga: Update Akhir Bulan! Klaim Kode Redeem PUBG Mobile 30 November 2021
Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelapukan luar angkasa yang sama yang menciptakan air di Itokawa kemungkinan terjadi di planet pengap lainnya. Artinya, astronot mungkin dapat memproses pasokan air segar langsung dari debu di permukaan objek lain, seperti Bulan.
Berita Terkait
-
Sunscreen SPF 30 Tahan Berapa Jam? Intip 7 Pilihan yang Bisa Atasi Flek Hitam
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
Tak Perlu Foundation! 4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 50 Ini Bikin Wajah Cerah
-
5 Sunscreen yang Bikin Kulit Terlindungi Tanpa Terasa Berat untuk Usia 40 Tahun
-
Makam Lula Lahfah Dihiasi Bunga Matahari, Ini Makna Hangat di Baliknya
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Link Live Streaming Silent Hill Transmission, Konami Ungkap Proyek Game Horor Baru
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 12 Februari: Raih Romance Bundle dan Hadiah Valentine
-
4 Rekomendasi Tablet RAM 4 GB untuk Aktivitas Belajar Anak, Mulai Rp1 Jutaan
-
8 Meme SEAblings vs Knetz yang Trending, Netizen Asia Tenggara Bersatu Lawan Korsel
-
Setelah Romeo, Grasshopper Siap Rilis Game Baru Lagi Tahun Ini
-
Harga Xiaomi Tag Muncul di Toko Online, Lebih Murah dari Apple AirTag
-
Aturan Daerah Dinilai Hambat Investasi Telekomunikasi, Target Internet Cepat 2029 Terancam
-
Extended RAM Apakah Berguna di HP? 6 Rekomendasi HP dengan RAM Tambahan Jumbo Terbaik
-
HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
-
Gara-Gara Nonton Konser Pakai Kamera DSLR, Netizen Korsel vs Asia Tenggara Perang Urat di X