Suara.com - Perusahaan telah merilis Oppo Reno7 pada minggu lalu di China. Oppo mengklaim bahwa Reno7 telah laku terjual dalam waktu singkat.
Melalui akun Weibo resmi perusahaan, mereka mengklaim bahwa perangkat di batch pertama terjual habis dalam waktu 15 menit. Perlu diketahui, jajaran Reno7 series terdiri dari Oppo Reno7, Oppo Reno7 SE dan Oppo Reno7 Pro.
Mereka dengan bangga mengatakan bahwa peminat HP baru di kelas mid-range sangat tinggi di China. Stok yang terjual habis dalam waktu 15 menit menghasilkan pendapatan senilai 100 juta yuan atau Rp 228 miliar bagi perusahaan.
Dikutip dari GSMArena, sumber di China mengklaim bahwa volume unit yang terjual 150 persen lebih banyak dibandingkan penjualan Oppo Reno6 series.
Perhitungan cepat mengungkap bahwa 100 juta yuan setara dengan 25 ribu unit Oppo Reno7 Pro. Angka itu juga setara dengan 45 ribu unit Oppo Reno7 SE yang terjangkau.
Ini berarti Oppo setidaknya telah menjual lebih dari 2.300 unit HP per menit atau hampir 40 ponsel setiap detik. Sebagai informasi, Oppo Reno7 varian standar mengusung layar AMOLED 6,43 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 90 Hz.
HP baru ini ditenagai chipset Snapdragon 778G 5G dengan dukungan RAM 8 GB atau 12 GB. Perangkat mempunyai tiga kamera belakang berkonfigurasi 64 MP + 8 MP + 2 MP dan kamera selfie 32 MP. Saat pertama kali rilis di China.
Oppo Reno7 dibanderol sebesar 2.699 yuan atau Rp 6,1 juta. Model Pro mengusung dapur pacu Dimensity 1200 sementara varian terjangkaunya, Reno7 SE ditenagai Dimensity 900.
Terdapat perbedaan pada sisi kamera di mana Oppo Reno7 Pro membawa kamera primer Sony IMX766 50 MP dan Oppo Reno7 SE mengendalkan kamera Sony IMX581 48 MP.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy A23, Bawa Peningkatan di Sisi Kamera
Oppo Reno7 SE merupakan model perangkat yang paling terjangkau dengan banderol 2.199 yuan atau Rp 5 juta. Jajaran Oppo Reno7 series masih dijual terbatas di China hingga saat ini. Namun perangkat diyakini dapat meluncur secara global dalam beberapa waktu ke depan mirip generasi pendahulunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan