Suara.com - WhatsApp menguji coba fitur pembayaran baru yang memungkinkan pengguna mengirim dan menerima uang lewat chat berbasis cryptocurrency atau mata uang kripto. Uji coba ini berlaku untuk beberapa pengguna WhatsApp di Amerika Serikat.
Fitur pembayaran ini menggunakan Novi, sebuah dompet digital buatan Meta (perusahaan induk Facebook) yang diluncurkan beberapa waktu lalu. Pembayaran ini dapat dilakukan dengan Pax Dollars (USDP), sebuah stablecoin yang nilainya mematok dolar AS dan dikeluarkan Paxos.
Melansir The Verge, Minggu (12/12/2021), opsi pembayaran mata uang kripto ini sama seperti mengirim lampiran lain yang ada di WhatsApp. Pengguna bisa mengakses ikon klip kertas di perangkat Android atau ikon tanda tambah (+) di iOS dan pilih opsi 'Payment'.
Situs resmi Novi menjelaskan bahwa pengguna tidak akan dipungut biaya saat mengirim maupun menerima uang. Jumlah uang yang ditransfer juga tidak akan dibatasi.
Pengguna juga tidak memerlukan biaya untuk menyimpan saldo di rekening Novi ataupun menarik saldonya ke rekening bank. Proses transfer ini juga dilakukan secara instan.
Novi awalnya tersedia di AS dan Guatemala, namun pengguna Guatemala tidak bisa mengakses fitur pembayaran tersebut. Sebagai pengganti, mereka hanya bisa mengakses aplikasi Novi yang terpisah dari WhatsApp.
Pembayaran ini juga tidak mempengaruhi privasi percakapan WhatsApp yang sudah terenkripsi end-to-end. Novi sendiri tersedia dalam bahasa Inggris dan Spanyol.
Penambahan fitur baru ini sebenarnya berawal dari rencana cryptocurrency Facebook yang diumumkan pada 2019 lalu. Saat itu, Facebook yang kini bernama Meta, mengumumkan peluncuran mata uang kripto bernama Libra yang diintegrasikan dengan dompet digital bernama Calibra.
Rencana ini kemudian diubah, Libra kini berganti nama menjadi Diem. Sementara Calibra berubah menjadi Novi. Akan tetapi, Novi tidak dirilis bersama mata uang kripto Diem.
Baca Juga: Wamendag Dukung Platform Karya Anak Bangsa Masuk ke Dunia Metaverse
Selain di AS, WhatsApp sebenarnya sudah memiliki fitur pembayaran di Brazil dan India. Bedanya, aplikasi tidak menggunakan mata uang berbasis kripto, tapi fiat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis
-
71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis
-
5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng