Suara.com - Huawei Indonesia menandatangani kerja sama Green Data Center dengan PT DCI, PT Wasesa, dan PT Aesler untuk mengembangkan pusat data tercanggih dan paling efisien, guna mewujudkan Indonesia digital dan ekonomi digital.
Berdasarkan MoU tersebut, Huawei dan PT Wasesa Indo Nusa akan bersama-sama membangun kampus data center hingga 100 MW dalam lima tahun.
Data center ini akan dilengkapi dengan 30.000 rak, menjadikannya sebagai pusat data pertama yang memiliki skala besar dan prefabrikasi PUE rendah 1,4 di Indonesia.
Huawei dan Aesler juga menandatangani kesepakatan untuk membangun data center dengan perkiraan kapasitas 15,45 MW, 2.328 rak, dan PUE rendah 1,4.
Semua perjanjian ini disampaikan dalam forum bertema Strategi dalam Mengintegrasikan Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau yang diselenggarakan Huawei Indonesia dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel).
“Huawei ingin bekerja sama dengan semua mitra untuk membangun data center yang lebih hijau, lebih cerdas, dan lebih cepat sebagai fondasi untuk membangun Indonesia digital dan masyarakat digital secara berkelanjutan," kata Andi Liu selaku CEO Huawei Digital Power Business Unit dalam rilis yang diterima, Kamis (16/12/2021).
Otto Toto Sugiri selaku Presiden Direktur DCI Indonesia menyampaikan, demi mendorong lebih banyak perusahaan dalam mendirikan data center di Indonesia, maka data center Indonesia perlu dibangun lebih cepat, lebih hijau, dan lebih cerdas.
"DCI berkomitmen untuk menyediakan layanan data center yang andal dan terukur, serta mampu mengakomodasi kebutuhan pasar,” katanya.
Otto menambahkan, masuknya pemain data center global ke pasar Indonesia akan meningkatkan persaingan yang mengharuskan pemain yang sudah ada untuk tetap memiliki solusi dan layanan yang berkualitas.
Baca Juga: Ponsel Lipat Huawei P50 Pocket Meluncur 23 Desember
Di sisi lain, Ismail selaku Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan, pemerintah amat mengapresiasi upaya MASTEL dan Huawei Indonesia menyelenggarakan Green Data Center Day.
"Kami tentu berharap acara ini dapat melahirkan kolaborasi antar pelaku industri, khususnya antara pengembang data center dan pengembang solusi TIK, serta antara instansi pemerintah dan pelaku ekosistem lainnya,” kata Ismail.
Berita Terkait
-
Huawei Resmikan Health Lab, Kembangkan Perangkat Wearable dan Teknologi Kesehatan
-
Smartwatch Terlaris, Huawei Watch GT 3 Terjual Lebih dari 2.000 Unit Sehari
-
Malware Berbahaya Ditemukan pada Ratusan Aplikasi dalam AppGallery Huawei
-
Telkom Pelajari Rencana Konsolidasi Data Center
-
Huawei Nova 9 dengan HarmonyOS Dipastikan Masuk Indonesia pada 8 Desember
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Laba BRI Tumbuh 17,5%, Sejumlah Analis Beri Rekomendasi Buy untuk Saham BBRI
-
Kemunculan Honor Magic 9 Pro Makin Dekat, Bawa Kamera Sinematik 200MP ARRI
-
Analis Kompak Rekomendasikan Buy Saham BBRI, Kinerja Semester I 2026 Dinilai Positif
-
4 Eyeliner Pensil Wudhu Friendly, Mudah Dibersihkan dan Bisa Dipakai Lagi Setelah Salat
-
Usai Demo di DPR RI, Ketua Forum Petani Jember Dipecat Jadi Distributor Pupuk!
-
Aliansi Laki-Laki Baru: Membangun Ruang bagi Laki-Laki untuk Belajar tentang Kesetaraan
-
Debat Panas Rocky Gerung vs AMPB Soal Hukuman Mati Koruptor hingga Risiko Salah Eksekusi
-
Red Flag Dana Hibah Iklim Global, Mengapa Uang Konservasi Bisa Mampet?
-
Lau Siu-ming Maestro Tari dan Aktor Hong Kong Meninggal Dunia Usia 94 Tahun
-
Review Film Drawing Closer: Kisah Romansa yang Berpacu dengan Waktu