Suara.com - Tim asal Filipina, ONIC PH dan Blacklist International berhasil menunjukan dominasinya dan berada di partai final M3 World Championship. Mengenai hal ini, coach Blacklist International, Bon Chan mengungkap pendapatnya.
Pendapatnya ini disampaikan oleh Bon Chan saat dirinya hadir dalam wawancara bersama sejumlah media usai laga panas melawan tim asal Amerika Utara, BTK di final lower bracket.
Berhasil membuktikan diri dengan berada di final M3 World Championship, Bon Chan menyebut jika sudah seharusnya publik menyebut Filipina sebagai tim Mobile Legends terkuat saat ini.
Tidak main-main, menurut Bon Chan, hal tersebut dibuktikan dengan keberadaan dua tim asal Filipina yaitu ONIC PH dan Blacklist International di partai final M3 World Championship mengalahkan tim lainnya.
"Mereka bilang, tim Mobile Legends paling kuat adalah tim Filipina. Kami membuktikannya, sekarang ada dua tim Filipina di grand final. Jadi setiap mereka bilang Mobile Legends, setidaknya ada dua tim yang muncul di pikiran mereka, itu dari Filipina" jelas Bon Chan.
Rasanya wajar jika Bon Chan sepakat menyebut hal tersebut. Pasalnya, dalam gelaran ini, ONIC PH begitu mendominasi babak playoff upper bracket M3 World Championship hingga akhirnya mengamankan satu tiket menuju babak grand final.
Di sisi lain, usai ditumbangkan dari upper bracket, Blacklist International menunjukan dominasinya di lower bracket dengan memulangkan dua tim besar seperti RRQ Hoshi dan ONIC ID.
Dua tim perwakilan Filipina ini akan mewakili negaranya dalam match super panas penentuan pemenang M3 World Championship yang akan digelar pada Minggu (19/12/2021).
Baca Juga: Mobazane Mengganas, BTK Turunkan EVOS SG ke Lower Bracket M3 World Championship
Berita Terkait
-
Jadwal Grand Final M3 Mobile Legends 2021, ONIC PH Tantang Blacklist International
-
Kemungkinan Ketemu Blacklist International di Final M3, ONIC Lupakan Dendam di MPL PH
-
Bantai BTK, ONIC PH Amankan Grand Final M3 World Championship
-
Pulangkan TODAK, EVOS SG Gear: Ini Raihan yang Baik untuk Kami
-
Pakai Lunox Jungler, JPL Akui Strategi TODAK di M3 Kacaukan Gameplay EVOS SG
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
MacBook Neo Rp10 Jutaan Siap Masuk Indonesia, Ancaman Serius atau Tidak? Lenovo Punya Jawabannya
-
5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
-
Mengapa Wikipedia Terancam Diblokir Pemerintah? Ini Penjelasan dan Dampak Seriusnya
-
Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 3, Harga Rp10 Jutaan
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 17 April 2026: Klaim Angelic, Hollowface, dan Pistol Tangan
-
7 HP Infinix Paling Murah 2026, Performa Juara untuk Multitasking
-
Terpopuler: 5 Tablet Rp1 Jutaan Terbaik, Daftar Harga HP Nokia Jadul di Tahun 2026
-
46 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 April 2026: Sikat 1.000 Rank Up, Gems, dan Icon 117
-
Motorola Edge 70 Pro Debut 22 April di India, Lanjut Masuk ke Indonesia?
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan