Suara.com - TODAK harus pasrah usai dipulangkan oleh sang tuan rumah, EVOS SG dalam match lower bracket Jumat (17/12/2021) lalu. Mengenai kemenangannya ini, JPL dan Gear mengaku bahwa hal tersebut adalah raihan besar untuk EVOS SG.
Ini diungkap oleh JPL dan Gear saat hadir dalam interview bersama media usai match kontra TODAK di M3 World Championship. Dalam match tersebut, EVOS SG mampu mencuri 3 poin dari perwakilan Malaysia tersebut.
Menjawab pertanyaan mengenai perasaan keduanya usai berhasil menumbangkan TODAK, Gear menyebut jika hal ini adalah raihan yang baik untuk EVOS SG. Pasalnya, berdasarkan sejarah, timnya belum pernah memenangkan game melawan tim asal Malaysia ini.
"Bagi saya, mengalahkan TODAK adalah raihan yang baik untuk kami. Mengingat sejarah EVOS SG dan TODAK, selalu sulit memenangkan game melawan mereka di International Stage. Ini sangat membuat kami senang" jelas Gear.
Sependapat dengan Gear, JPL mengaku bahwa timnya tersebut tidak pernah memenangkan match melawan Cikugais dan kawan-kawan. Raihan besar ini jelas membuat EVOS SG bersemangat menanti match berikutnya.
"Berdasarkan sejarah kami dengan TODAK, kami tidak pernah menang melawan mereka. Jadi menurut saya, hari ini adalah hari yang baik" ungkap JPL.
Jadi sejarah baru untuk EVOS SG, Gear dan kawan-kawan sukses memulangkan TODAK dari M3 World Championship. Di sisi lain, EVOS SG harus menjamu tim asal Filipina, Blacklist International untuk memperebutkan tempat menuju final lower bracket M3 World Championship.
Berita Terkait
-
Pakai Lunox Jungler, JPL Akui Strategi TODAK di M3 Kacaukan Gameplay EVOS SG
-
Hasil EVOS SG vs Todak: Perwakilan Singapura Menang Tipis 3 vs 2
-
Dapat Sebutan Indo Killer, Blacklist International: Kami Memulangkan RRQ Hoshi
-
Tak Dimainkan RRQ, Blacklist International Akui Performa Xin yang Tidak Stabil
-
Pulangkan RRQ Hoshi, Blacklist International Amankan Slot Final Lower Bracket
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?