Tekno / Tekno
Sabtu, 01 Januari 2022 | 05:22 WIB
Ilustrasi iPhone

Suara.com - Apple mengirim auditor independen untuk menyelidiki fasilitas perakitan iPhone di India.

Langkah ini diambil setelah kondisi kerja dan kehidupan yang buruk di pabrik mendorong para pekerja untuk mogok.

Pabrik di India selatan dioperasikan oleh mitra lama Apple, Foxconn.

Sebagaimana mengutip The Verge, investigasi oleh Reuters, Sabtu (1/1/2022) menemukan bahwa perempuan yang bekerja di pabrik bekerja dalam kondisi yang sangat sulit.

Mereka dipaksa tidur di lantai di asrama yang penuh sesak dan berbagi toilet tanpa air mengalir.

Baru-baru ini, wabah keracunan makanan menyebabkan 150 orang dirawat di rumah sakit, mendorong para pekerja untuk mogok dan menutup pabrik pada 18 Desember lalu.

Ilustrasi pabrik Foxconn. [Foxconn]

Sebagai tanggapan, Apple mengatakan itu menempatkan pabrik dalam "masa percobaan" (meskipun perusahaan belum mengatakan apa artinya ini bagi Foxconn atau pekerja yang merakit iPhone-nya).

Pabrik tersebut mempekerjakan sekitar 17.000 orang, dan terletak sekitar 25 mil (40 km) barat Chennai.

“Menyusul kekhawatiran baru-baru ini tentang keamanan pangan dan kondisi akomodasi di Foxconn Sriperumbudur, kami mengirim auditor independen," kata seorang juru bicara Apple kepada BBC News.

Baca Juga: Tim Cook Ungkap Dampak dari Pergantian Chip Intel

Menurutnya, telah ditemukan bahwa beberapa akomodasi asrama terpencil dan ruang makan yang digunakan untuk karyawan tidak memenuhi persyaratan.

Foxconn meminta maaf atas kondisi yang buruk dan seperti yang dilaporkan oleh pemerintah negara bagian Tamil Nadu, telah setuju untuk meningkatkan fasilitasnya.

Seperti memperluas ruang hidup, memperbaiki kamar mandi, dan menyediakan air minum.

Kabar tersebut menggambarkan kesulitan yang dihadapi Apple saat mengalihkan produksi gadgetnya dari China.

Menurut laporan dalam beberapa tahun terakhir, pembuat iPhone telah mendesak pemasok seperti Foxconn yang berbasis di Taiwan untuk memindahkan produksi ke negara lain seperti India dan Vietnam.

Ini terjadi ketika Apple menghadapi kritik di dalam negeri karena melakukan outsourcing pekerjaan manufaktur dan tekanan di China untuk menyetujui tuntutan dari Partai Komunis mengenai sensor dan akses data.

Load More