Suara.com - PT Indosat Tbk resmi melaksanakan penggabungan usaha atau merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia dan kini bernama Indosat Ooredoo Hutchison.
Hal menarik adalah munculnya nama Rudiantara selaku mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia periode 2014-2019.
Kini jabatan Menteri Kominfo dijalankan oleh Johnny G. Plate. Berikut susunan direksi Indosat Ooredoo Hutchison usai merger diresmikan.
Susunan Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama : Halim Alamsyah
- Deputi Komisaris Utama : Canning Fok Kin Ning
- Deputi Komisaris Utama : Aziz Ahmad M. Aluthman Fakhroo
- Komisaris Independen : Hernando
- Komisaris Independen : Wijayanto Samirin
- Komisaris Independen : Elisa Lumbantoruan
- Komisaris Independen : Syed Maqbul Quader
- Komisaris Independen : Rudiantara
- Komisaris : Frank John Sixt
- Komisaris : Cliff Woo Chiu Man
- Komisaris : Patrick Walujo
- Komisaris : Nigel Thomas Byrne
- Komisaris : Rene Heinz Werner
- Komisaris : Ahmad Abdulaziz A A Al Neama
- Komisaris : Meirijal Nur
Susunan Dewan Direksi:
- President Director & Chief Executive Officer : Vikram Sinha
- Director & Chief Strategy & Execution Officer : Armand Hermawan
- Director & Chief Financial Officer : Nicky Lee Chi Hung
- Director & Chief Regulatory Officer : Muhammad Danny Buldansyah
- Director & Chief Human Resources Officer : Irsyad Sahroni
Susunan CxO:
- Chief Commercial Officer : Ritesh Singh
- Chief Technology Officer : Desmond Cheung
- Chief Business Officer : Bayu Hanantasena
- Chief Digital Officer : Sanjeev Rawat
- Chief Integration Officer : Sanjay Vaghasia
- Chief Enterprise Data Analytics Officer : Chirag Sukhadia
- Chief Procurement Officer : Vishal Gupta
- Chief Internal Audit Officer : Mohammed Afzal Lodi
Vikram Sinha, President Director Indosat Ooredoo Hutchison yang ditunjuk menyampaikan, merger ini menandai dimulainya babak baru yang menarik bagi Indosat Ooredoo Hutchison.
"Saya merasa terhormat memimpin perusahaan yang bersatu menjadi lebih besar dan lebih kompetitif, dengan didukung oleh pengalaman kelas dunia dan keahlian lokal yang terbukti, dalam upaya untuk menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia," kata Vikram dalam keterangan resminya, Rabu (5/2/2022).
Menurutnya, Indosat Ooredoo Hutchison berada di posisi yang lebih kuat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital di Indonesia.
Baca Juga: Indosat - Tri Resmi Merger, Nama Perusahaan Jadi Indosat Ooredoo Hutchison
Selain itu, ia mengklaim bisa pemain penting dalam ekosistem 5G dan transformasi digital bangsa.
"Kami akan membangkitkan rasa bangga dari masyarakat Indonesia dengan berkontribusi pada pertumbuhan digital dan ekonomi bangsa seraya mempersiapkan Indosat Ooredoo Hutchison untuk menjadi salah satu perusahaan telekomunikasi paling terpercaya di Asia Tenggara,” jelas Vikram.
Tag
Berita Terkait
-
Indosat Ooredoo Perluas Layanan 5G ke Surabaya
-
Merger Indosat dan Tri Akan Percepat Inovasi Digital Indonesia
-
Indosat dan Tri Merger, Jadi Indosat Ooredoo Hutchison
-
Indosat Ooredoo Business Hadirkan Solusi Layanan iSOC Security dan Hybrid Cloud
-
Hari Pelanggan Nasional 2021, Gerai Online Bertabur Promo Spesial
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga