Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB
Harga cabai mulai naik tembus di atas Rp100 Ribu/kg. [Antara]
  • Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Rabu, 16 September 2026, mayoritas mengalami kenaikan signifikan.
  • Cabai merah keriting mencatat lonjakan tertinggi hampir dua kali lipat menjadi Rp122.500 per kilogram.
  • Kenaikan harga juga berdampak pada komoditas beras, daging sapi, ayam, bawang, dan minyak goreng.

Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional secara nasional mengalami kenaikan pada Rabu (16/9/2026). Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting yang harganya melonjak hampir dua kali lipat dalam sehari.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dipantau melalui situs bi.go.id/hargapangan pukul 08.13 WIB, harga rata-rata cabai merah keriting mencapai Rp122.500 per kilogram.

Harga tersebut naik 99,51 persen atau sekitar Rp61.100 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas tersebut kini berada di level Rp118.750 per kilogram, naik 30,49 persen atau sekitar Rp27.700 per kilogram.

Harga Pangan di sejumlah Pasar Tradisional mulai alami kenaikan. [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

Sementara itu, harga cabai rawit hijau naik 4,98 persen menjadi Rp67.500 per kilogram. Berbeda dengan dua jenis cabai tersebut, harga cabai merah besar justru turun 36,07 persen menjadi Rp35.000 per kilogram.

Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas beras. Beras kualitas bawah I naik 2,35 persen menjadi Rp15.250 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II naik 4,76 persen menjadi Rp15.400 per kilogram.

Harga beras kualitas medium I tercatat Rp16.950 per kilogram atau naik 2,42 persen. Sementara beras medium II turun 0,91 persen menjadi Rp16.250 per kilogram.

Untuk beras kualitas premium, harga beras super I naik 1,68 persen menjadi Rp18.150 per kilogram. Beras super II juga naik 0,58 persen menjadi Rp17.400 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging sapi. Harga daging sapi kualitas I tercatat Rp167.500 per kilogram, naik 10,09 persen atau sekitar Rp15.300 per kilogram.

Daging sapi kualitas II bahkan naik 13,76 persen menjadi Rp162.500 per kilogram, atau bertambah sekitar Rp19.600 per kilogram.

Harga daging ayam ras segar berada di level Rp46.000 per kilogram, naik 8,11 persen atau Rp3.450 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras segar naik 4,36 persen menjadi Rp31.150 per kilogram.

Komoditas lain yang mengalami kenaikan antara lain bawang merah ukuran sedang menjadi Rp43.150 per kilogram atau naik 14 persen. Bawang putih ukuran sedang naik 4,56 persen menjadi Rp41.250 per kilogram.

Harga gula pasir kualitas premium naik 8,37 persen menjadi Rp22.000 per kilogram. Minyak goreng curah naik 6,1 persen menjadi Rp21.750 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 9,05 persen menjadi Rp26.500 per kilogram.

Di sisi lain, harga gula pasir lokal turun 1,83 persen menjadi Rp18.750 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 2 juga turun 4,26 persen menjadi Rp22.500 per kilogram.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com