Hal ini jelas berbanding terbalik dengan apa yang terjadi ketika bumi sedang berada pada titik aphelion, pada saat bumi berada pada titik perihelion maka yang terjadi adalah naiknya suhu planet bumi.
Gerakan yang terjadi pada planet ini akan lebih cepat. Yakni dengan kecepatan mencapai 30,3 km/detik atau sekitar 1 km/detik lebih cepat dibandingkan saat bumi berada pada titik aphelion.
Selain itu perihelion dapat dirasakan secara tidak langsung yakni dengan berlangsungnya lebih cepat untuk musim dingin di Belahan Bumi Utara (BBU) dan musim panas pada Belahan Bumi Selatan.
Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat kita simpulkan perbedaan aphelion dan perihelion terletak pada titik bumi sedang berada, salah satu penyebab terjadinya fenomena tersebut adalah karena bentuk elips yang ada pada orbit setiap planet di luar angkasa.
Demikian adalah ulasan tentang perbedaan aphelion dan perihelion beserta penjelasannya. Semoga dapat memberikan wawasan pengetahuan umum baru untuk anda sekalian.
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Tag
Berita Terkait
-
Bumi Capai Titik Terdekat dengan Matahari, Bikin Cuaca Makin Panas?
-
Apa itu Aphelion? Fenomena yang Dikaitkan dengan Perubahan Suhu Dingin di Indonesia
-
Mengenal Satelit Buatan Manusia yang Mengelilingi Bumi, Kok Bisa Dibawa ke Luar Angkasa?
-
Kep1er Ungkapkan Perasaan dan Tekanan yang Mereka Alami Setelah Resmi Debut
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation