Suara.com - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi, menyampaikan strategi bisnisnya pada 2022, yakni melanjutkan aksi merger dan akuisisi (M&A) aset menara dari Telkomsel.
“Saat ini kami tengah mengembangkan portfolio layanan infrastruktur digital lengkap bagi operator," ujar Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, Senin (10/1/2021).
Menurutnya, perusahaan pun akan melakukan fibersisasi menara, mengaplikasikan infrastructure as a service sehingga bisa menyediakan jaringan IoT bagi pelanggan non-MNO.
"Selain itu juga ekspansi ke penyediaan small cells sehingga bisa memberikan solusi infrastruktur untuk pemanfaatan 5G,” kata dia.
Tidak hanya Telkomsel, Mitratel juga berencana mengakuisisi saham perusahaa menara lebih kecil.
Sejak 2008, Teddy sapaan akrabnya, mencatat sampai akhir September 2021 lalu jumlah menara yang dikelola Mitratel ada sebanyak 28.076 unit.
Uniknya, 57 persen atau 16.150 unit menara tersebut tersebar di luar Pulau Jawa.
“Dengan tren pertumbuhan pengguna internet yang semakin menyebar ke seluruh Indonesia, keberadaan tower Mitratel di luar Pulau Jawa saya yakini bisa membantu ekspansi perusahaan-perusahaan digital ke wilayah baru yang potensial," jelasnya.
Sementara di Pulau Jawa, jumlah jaringan tower kami sejumlah 11.929 menara.
Baca Juga: Mitratel Siap Tancap Gas Sambut New Journey Tahun 2022
Selain itu, Teddy menjabarkan, strategi bisnis MItratel sepanjang 2022 juga memperbesar kontribusi pertumbuhan bisnis organik.
Caranya, dengan menggenjot layanan built to suit (B2S) dan kolokasi menara dari operator jaringan seluler (MNO) yang menjadi klien perusahaan.
Kemudian, Mitratel akan melakukan ekspansi dengan menyediakan beberapa layanan baru.
"Dengan kemampuan pendanaan baik dari hasil IPO senilai lebih dari Rp 18 triliun, serta leverage dan biaya utang (cost of debt) terendah dibanding operator lainnya, Mitratel optimistis menyambut setiap peluang yang ada di tahun ini," tegasnya.
Mitratel juga akan terus meningkatkan efisiensi belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex) perusahaan sehingga bisa meningkatkan profitabilitas serta menambah
arus kas.
Berita Terkait
-
Jepang dan Telkom Kerjasama Digitalisasi Agrikultur
-
Mitratel Miliki 28.000 Menara Telekomunikasi untuk Jangkau Pelosok Negeri
-
Saham Mitratel Direkomendasikan Beli
-
Menteri Erick: Mitratel Memang Hadapi Tekanan, Tapi Terus Lakukan Perbaikan
-
Agree Kerjasama Pembiayaan dengan ALAMI Sharia Hingga Rp 50 Miliar
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung