Suara.com - Hackers dan cheaters di Free Fire (FF) adalah ancaman yang merusak pengalaman bermain game bagi pemain lain.
Karena itu, Garena berusaha untuk memperkuat sistem anti-retas dan menerapkan kebijakan ketat terhadap kecurangan yang dilakukan pemain.
Mulai dari menggunakan klien game yang tidak sah hingga memanfaatkan bug, beberapa aktivitas dapat membuat pemain FF terkena banned.
Aktivitas tersebut menciptakan lingkungan permainan yang tidak adil dan karenanya tidak ditoleransi oleh Garena.
"Kami mengadopsi kebijakan tanpa toleransi, setiap akun yang terbukti bersalah akan ditangguhkan secara permanen," tulis Garena dalam halaman dukungan resmi.
Dilansir dari Sportskeeda, Rabu (19/1/2022), berikut ini tujuh hal yang harus dihindari pemain jika tidak ingin akun Free Fire mereka terkena banned:
- Pemain akan terkena banned jika menggunakan alat yang tidak sah yang berdampak pada klien game.
- Pemain akan terkena banned jika menggunakan klien game yang dimodifikasi atau tidak sah.
- Pemain akan terkena banned jika menggunakan program non-resmi untuk mendahului gamer lain.
- Pemain akan terkena banned jika memanfaatkan bug dan gangguan untuk keuntungan sendiri, alih-alih melaporkannya kepada pengembang.
- Pemain akan terkena banned jika mencoba memodifikasi file model untuk keuntungan pribadi.
- Pemain akan terkena banned jika melewati sistem anti-hack dengan mentransfer data secara lokal.
- Pemain akan terkena banned jika pemain dilaporkan oleh sesama pemain lain berulang kali karena gameplay yang tidak normal serta ada bukti substansial yang memberatkan.
Selain itu, pemain tidak dapat mengajukan banding untuk mendapatkan kembali akun setelah terkena banned karena keputusan yang diambil oleh Garena dianalisis secara menyeluruh sebelum diberlakukan.
Untuk menghindari banned akun, pemain Free Fire disarankan untuk mengunduh game dari sumber yang resmi dan tidak memasukkan informasi akun di situs web pihak ketiga palsu.
Baca Juga: Siapa Cepat Dia Dapat, Klaim Hadiah Kode Redeem FF 19 Januari 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun