Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan, teknologi internet 5G memiliki banyak keunggulan untuk Indonesia.
Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Kominfo, Ismail menilai, perkembangan 5G memberikan nuansa yang berbeda.
Terlebih ketika Indonesia bermigrasi dari teknologi 3G ke 4G, sebagian besar isu hanya persoalan kecepatan.
“Jadi isu kita yang paling dominan ketika kita berpindah dari 3G ke 4G itu adalah melakukan peningkatan user experience, meningkatkan kecepatan transformasi informasi data, atau koneksi melalui internet menggunakan teknologi mobile broadband," tutur Ismail dalam siaran pers, Selasa (8/2/2022).
Tapi perkembangan dari 4G ke 5G agak berbeda, dia menambahkan, karena 5G memberikan nuansa yang lebih luas dari sekadar masalah user experience.
Menurut Ismail, teknologi 5G memiliki banyak keunggulan selain kecepatan data, seperti mengenai kecepatan transformasi informasi dengan latensi yang sangat rendah.
Ia menambahkan, 5G juga mampu menangani perangkat dalam jumlah besar.
Keunggulan inilah yang membuat nuansa perkembangan 4G ke 5G menjadi lebih luas dari sekedar persoalan user experience.
"Di sini, ada persoalan-persoalan atau opportunity-opportunity yang ada dalam hal ini adalah untuk memanfaatkan kemampuan latensi yang rendah tadi,” katanya.
Baca Juga: Kominfo: Pemerataan Internet 5G Akan Lebih Cepat dari 4G
Ismail juga mencontohkan manfaat 5G untuk smart city hingga kendaraan otonom.
"Kita bisa memberikan layanan-layanan baru yang kritikal terhadap waktu, terhadap delay time dan mobil tanpa supir, tanpa awak dan sebagainya,” papar Ismail.
Manfaat lain dari teknologi 5G, tambah Ismail, adalah penggunaan Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk Metaverse.
Oleh karena itu, implementasi 5G harus dipersiapkan dengan baik.
Menurutnya, 5G di Indonesia ini memang merupakan salah satu alternatif teknologi yang perlu kita persiapkan dengan baik.
"Kita tidak ingin datang atau mengimplementasikan 5G pada saat kondisi negara kita belum siap. Tapi kita juga tidak ingin tertinggal dari penerapan 5G secara meluas yang sudah dikembangkan dan diimplementasikan di banyak negara maju,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kominfo Sahkan Kerja Sama dengan Telkomsel dan XL untuk Bangun Jaringan 4G di Wilayah 3T
-
Kominfo Siapkan Internet 5G di Gelaran MotoGP Mandalika 2022
-
Kominfo Awasi Komitmen PSE Lindungi Data Pribadi usai Bank Indonesia Diserang Ransomware
-
Literasi Digital Diperlukan Agar Manfaat Internet Bisa Dinikmati Optimal
-
Metaverse dan Web 3.0 Akan Dikenalkan di Program Nasional Literasi Digital
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik