Suara.com - Pada wawancaranya bersama coach EVOS Legends, Zeys belum lama ini, pentolan Blacklist International, Wise dan OHMYVENUS menjawab kemungkinan keduanya untuk dapat bermain di MPL Indonesia.
Melihat sejumlah player luar yang ingin bermain di pro scene Mobile Legends Indonesia, Zeys lalu bertanya terkait hal tersebut pada duet fenomenal, Wise dan OHMYVENUS.
OHMYVENUS menyebut jika keputusan itu bukanlah hal yang baik. Karena cukup selektif soal makanan, pro player asal Filipina ini mengaku kemungkinan akan mengalami kesusahan untuk beradaptasi nantinya.
"Saya sendiri mungkin tidak, saya sangat selektif dengan makanan. Mungkin saya akan merasa kesulitan nantinya di Indonesia. Bahkan jika bersama dengan Wise, apabila kita berdua ke Indonesia, itu tidak akan bagus" jelas OHMYVENUS.
Lebih lanjut, pro player bernama asli Johnmar Villaluna ini justru akan setuju bermain di MPL Indonesia jika seluruh player Blacklist International beserta coach dan analis ikut datang ke Tanah Air.
"Tapi misalkan seluruh tim Blacklist International bermain di MPL Indonesia, semua player termasuk coach dan analis, mungkin itu akan menjadi lebih menarik" lanjutnya.
Di sisi lain, Wise justru membantah kemungkinan dirinya bermain di MPL Indonesia. Diakui olehnya, player jungler di Indonesia harus bisa menggunakan hero assassin, sedangkan dirinya lebih handal memainkan hero fighter.
"Saya tidak ingin bermain di Indonesia karena jungler di sana harus bisa menggunakan assassin dan itu bukan saya" ungkap Wise.
Nama Wise dan OHMYVENUS yang begitu besar di pro scene Mobile Legends Filipina bersama Blacklist International, rasanya tidak mungkin jika keduanya justru akan bergabung di MPL Indonesia.
Baca Juga: Jelang Babak Playoff, MPL Indonesia Beri Sanksi Tim RRQ Hoshi
Berita Terkait
-
OHMYVENUS dan Wise Ungkap Perasaan Lawan EVOS di M1 World Championship
-
MPL Indonesia Puncaki Daftar Turnamen Esports Terpopuler Global 2021
-
Sambut Imlek, Kini Transfer Uang ke China Semakin Mudah Melalui Weixin
-
Resmi, MPL Season 9 Mulai 18 Februari 2022
-
Coach Bocorkan Player Baru EVOS Legends untuk MPL Season 9
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan