Suara.com - Anime Attack on Titan bercerita tentang umat manusia yang dibantai sejak berabad-abad yang lalu hingga hampir punah oleh makhluk mengerikan menyerupai manusia yang disebut Titan.
Attack on Titan berhasil memperoleh banyak penghargaan dan disukai banyak orang. Walaupun begitu ada beberapa karakter paling dibenci di Anime Attack on Titan ini. Attack on Titan memiliki cerita tentang kehilangan dan pengkhianatan.
Tidak heran kalau banyak karakter yang pada akhirnya memiliki sifat menjengkelkan karena paksaan keadaan.
Berikut karakter paling dibenci di anime Attack on Titan yang dirangkum HiTekno.com, jaringan Suara.com:
1. Gabi Braun
Gabi Braun adalah sepupu dari Reiner Braun. Ia salah satu protagonis dalam seri ini. Meskipun begitu, karakter Gabi dibenci karena sifatnya yang nakal. Tak hanya itu saja, ia juga sombong, tidak sopan dan bersumpah akan menghukum sesama Eldian jika ada yang tidak setuju dengan pendapatnya.
2. King Fritz
King Fritz dianggap sebagai biang kerok dari konflik antara Eldia dan Marley. King Fritz karakter yang sangat kejam, dan memanfaatkan budak-budaknya untuk menaklukkan dunia dan membangun peradaban Eldia.
King Fritz menggunakan kekuatan Titan Ymir untuk menghancurkan dunia dan menciptakan konflik antara Eldia dan Marley yang masih berlanjut hingga beberapa abad kemudian.
Baca Juga: Rapor Penjualan Mitsubishi Januari 2022: Triton Dominasi Kelas Pikap, Xpander Tetap Teratas
3. Zeke Jaeger
Karakter penjahat yang sangat berperan dalam plot utama Attack on Titan. Punya tujuan dan rencana yang kompleks, dan rela berkhianat hanya untuk memenuhi tujuannya tersebut.
Zeke mulai dibenci oleh penggemar setelah mereka mengetahui masa lalunya.
4. Annie Leonhart
Banyak yang tidak suka pada Annie Leonhart sejak awal. Sebagai mata-mata, dia ditugaskan untuk berbaur dengan siapa saja tanpa menimbulkan kecurigaan.
Tapi, sifatnya yang angkuh membuatnya jadi terlihat sebaliknya. Banyak kadet di kelompoknya sendiri yang akhirnya tidak suka padanya karena arogansinya. Annie Leonhart punya masa lalu yang sangat traumatis.
Tag
Berita Terkait
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Pantang Dilupakan! Ini 9 Final Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Masa
-
Wow! Piala Dunia 2026: Buka 824 Ribu Lapangan Pekerjaan, Sumbang Rp656 T untuk Ekonomi Dunia
-
Beli Xpander 2022 Bekas? Cek Konsumsi BBM Irit, Spek dan Pajak Lengkap!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026
-
Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026
-
Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah
-
Kepala BGN Bantah MBG Habiskan APBN: Strawman Fallacy dalam Membaca Kritik
-
DPR Ungkap Sejumlah Dampak Besar dari Pemisahan Dana Pendidikan dari Program MBG
-
Kevin Durant Sebut 76ers Kandidat Juara NBA 2027, Kehadiran LeBron James Bikin Ngeri
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Toyota Perpanjang Masa Garansi Mobil hingga Enam Tahun di GIIAS 2026