Suara.com - Pemerintah dan lembaga penyiaran swasta akan memberikan subsidi berupa perangkat set top box gratis atau STB gratis menjelang analog switch off (ASO) atau penghentian siaran tv analog tahap I pada April mendatang.
Ada beberapa syarat dapat STB gratis dari pemerintah tersebut, demikian dijelaskan Kementerian Komunikasi dan Informatika seperti dilansir dari Antara, Rabu (23/2/2022).
Pertama, STB gratis hanya diberikan kepada rumah tangga miskin yang memiliki perangkat tv model lama, yang belum dilengkapi teknologi untuk menangkap siaran tv digital.
Kedua, yang berhak menerima STB gratis dari pemerintah adalah keluarga yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Kementerian Sosial.
Ketiga adalah warga negara Indonesia yang tempat tinggalnya termasuk wilayah ASO atau yang siaran tv analog-nya dihentikan oleh pemerintah. ASO sendiri akan digelar pemerintah secara bertahap mulai April sampai November 2022.
Setelah validasi dan verifikasi data, antara lain dengan kartu tanda penduduk, masyarakat yang datanya sesuai akan bisa mendapatkan STB gratis dari pemerintah. Masyarakat yang berhak akan mendapatkan undangan dari kelurahan atau desa setempat.
Kominfo berencana mendistribusikan set top box melalui PT POS Indonesia. Masyarakat diminta untuk membawa undangan tersebut ke lokasi dan tanggal yang sudah ditentukan.
Staf Ahli Menkominfo, Henri Subiakto, ada sekitar 6,7 juta perangkat set top box yang akan dibagikan pada program penghentian siaran televisi terestrial analog. Sebanyak 3 juta STB gratis akan dibagikan pada ASO tahap pertama.
STB gratis akan mulai dibagikan Kominfo bersama lembaga penyiaran swasta mulai 15 Maret mendatang, jelang penerapan ASO tahap I.
Baca Juga: Kominfo Mulai Bagi Set Top Box Gratis untuk Masyarakat Miskin Mulai 15 Maret
Sementara bagi masyarakat yang tidak menerima STB gratis diminta membeli sendiri bisa menonton siaran televisi terestrial digital, itu pun dengan catatan bahwa tv mereka belum dibekali teknologi untuk menangkap siaran tv digital. [Antara]
Berita Terkait
-
Daftar Frekuensi TV Digital di Surabaya dan Sekitarnya, Bisa Lihat RCTI dan SCTV Lebih Jernih
-
Cara Cek Terima Set Top Box TV Digital untuk warga Bandung dan Yogyakarta
-
Pakar Ungkap Keuntungan dan Kerugian Siaran TV Digital
-
6 Rekomendasi Set Top Box Bagus Harga di Bawah Rp 200 Ribu untuk Nonton Siaran TV Digital
-
Cara Dapat STB Gratis Dari Pemerintah, Cek NIK Anda!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Strategi PB ESI Siapkan Timnas Indonesia untuk Ajang Global ENC 2026
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
IGRS Kembali Trending, Spoiler Penting Game James Bond 007 First Light Bocor
-
Oppo F33 Pro 5G Muncul di Google Play Console, Bawa RAM 8GB dan Baterai 7000mAh Jelang Rilis
-
5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh