Suara.com - Antartika secara luas diketahui sebagai benua terdingin, diketahui suhu terendah mencapai minus (-) 52,2 derajat Celcius.
Rupanya, ada penduduk kota di bagian dunia lain yang secara rutin menghadapi suhu yang sama dinginnya atau bahkan lebih dingin.
Rekor salah satu kota terdingin tersebut dipegang oleh Kota Yakutsk di Rusia.
Terletak di Siberia, itu juga merupakan salah satu daerah paling jarang penduduknya di dunia, hanya sekitar 336.200 orang.
Suhu di Yakutsk mencapai minus (-) 60 derajat Celcius. Beberapa penduduk bersikeras bahwa mereka mengalami hari-hari yang jauh lebih dingin
Tapi, warga setempat tidak dapat memverifikasinya karena termometer hanya dapat mengukur hingga minus (-) 63 derajat Celcius.
Selain Yakutsk, rekor lainnya dengan kota terdingin dan lebih sedikit penduduknya adalah Oymyakon, daerah pemukiman di Rusia yang berpenduduk sekitar 500 orang dengan suhu tercatat mencapai minus (-) 71,2 derajat Celcius pada 1924.
Menariknya, Yakutsk dan Oymyakon tidak begitu dekat satu sama lain.
Kedua wilayah ini dipisahkan dengan jarak 928 km dan perjalan satu satu daerah ke daerah lainnya akan memakan waktu sekitar 21 jam.
Baca Juga: Antartika Diduga Simpan 300 Ribu Batuan Luar Angkasa Tersembunyi
"Jadi mengapa kedua tempat ini begitu dingin? Siberia sangat dingin karena kombinasi lintang tinggi dan daratan yang begitu luas," kata Alex DeCaria, profesor meteorologi di Millersville University, dikutip dari Live Science, Senin (7/3/2022).
Temperatur global yang ekstrem, baik tinggi maupun rendah, cenderung terjadi di seluruh benua karena daratan memanas dan mendingin lebih cepat daripada lautan.
Dalam kasus Siberia, lapisan salju dan es juga berperan dalam kenaikan suhu karena membantu menjaga kawasan itu tetap sejuk, dengan memantulkan radiasi Matahari yang masuk kembali dari luar angkasa.
Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan terciptanya zona tekanan tinggi semi-permanen yang terbentuk di atas wilayah Siberia pada musim dingin.
"Tekanan tinggi di atas Siberia memiliki udara yang stabil, kelembapan rendah, dan langit cerah, menghasilkan suhu permukaan yang sangat dingin," tambah DeCaria.
Kelembapan rendah dan langit cerah, memungkinkan radiasi gelombang panjang (inframerah dan gelombang mikro) yang dipancarkan oleh Bumi, mencapai puncak atmosfer dan dipancarkan ke luar angkasa, menghasilkan suhu permukaan yang dingin.
Selain itu, topografi Yakutsk dan Oymyakon juga berperan karena kedua wilayah tersebut dikelilingi oleh daratan yang lebih tinggi.
Dalam kasus Oymyakon, efek kenaikan suhu ini diperkuat oleh ketinggian yang relatif besar dari pegunungan sekitarnya, yang membantu menampung udara dingin.
Di sisi lain, kota-kota terpanas di dunia dipegang oleh Karachi, Pakistan, dan Ahvaz, Iran, yang keduanya secara rutin mengalami kenaikan suhu di atas 40 derajat Celcius dengan rekor tertinggi masing-masing mencapai 47,8 dan 54 derajat Celcius.
Berita Terkait
-
Langka, Mineral Mars Ditemukan Terkubur di Dalam Es Antartika
-
Positif! Tidak Ada yang Bebas Covid-19, Virus Corona Ditemukan di Antartika
-
Lubang Ozon Musiman di Antartika Akan Tetap Aktif Hingga November
-
Waduh! Lubang Ozon Capai Rekor Terbesar dalam 1 Dekade Terakhir
-
Kecepatan Pencairan Es di Antartika dalam Skenario Terburuk
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026