Startup asal Australia ini menawarkan fitur lengkap dengan metode berlangganan mulai dari Rp 70.000 hingga Rp 340.000 per bulan atau 5-24 dolar AS per bulan.
Fitur lengkapnya seperti penjadwalan publikasi link, menyembunyikan logo branding Linktree, atau mendapat laporan dari setiap tautan (bukan gabungan).
Linktree dapat digunakan secara tanpa biaya berlanggan tapi dengan fitur terbatas yaitu hanya menempatkan link sederhana.
3. Milkshake.app
Desainnya yang estetik dan fun, tools link bio Milkshake.app banyak digemari oleh para kreator konten dan banyak dipakai untuk menampilkan portofolio.
Sedikit berbeda dari yang lain, Milkshake.app memudahkan pengguna untuk membuat landing page sederhana dalam beberapa slide, yang dapat dinavigasi dengan swipe, layaknya Instagram Story.
Template Milkshake.app cocok digunakan untuk mereka yang membutuhkan halaman estetik, dengan visual yang menggugah dan kaya akan foto.
4. Linkin.bio
Linkin.bio merupakan tools untuk mencantumkan link bio dengan format yang mirip dengan feed Instagram.
Baca Juga: Sebanyak 20 Perusahaan Rintisan Terpilih Ikuti Google for Startups: Startup Academy Indonesia
Ketika dibuka, tampilannya menyerupai laman Instagram, pengguna bisa menambahkan galeri sesuai foto-foto media sosial yang dimiliki, lalu memberikan tautan masing-masing.
Format ini cocok dipakai untuk toko online, portal berita, ataupun kreator konten.
Linkin.bio dikembangkan oleh tools manajemen konten Instagram, yaitu Later.
Pengguna Linkin.bio bisa mengakses data performa konten yang dicantumkan, dan tools ini juga dapat diintegrasikan dengan Google Analytics.
5. Lynk.id
Berdiri semenjak April 2021, salah satu perbedaan Lynk.id dengan tools lain yang serupa adalah fitur monetisasi, berupa tautan dengan konsep berbayar, baik melalui e-money, QRIS, transfer ke akun virtual, Indomaret, dan lain-lain.
Transaksi yang difasilitasi oleh Lynk.id akan dibebankan biaya layanan yaitu 5 persen untuk pelanggan gratis dan 3 persen untuk pelanggan pro.
Untuk mendapatkan fitur yang lengkap, pengguna bisa berlangganan dengan harga Rp 99ribu per bulan.
Menargetkan sesama kreator konten, fitur monetisasi ini diharapkan bisa mempermudah penggunaan Lynk.id dalam mempromosikan jualannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah