Ilustrasi media sosial (pexels)
Suara.com - Catfishing adalah modus penipuan yang menggunakan identitas palsu di platform online untuk mengelabui korban.
Umumnya, pelaku kejahatan siber akan menggunakan foto dan informasi orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya sehingga menciptakan persona nyata.
Motif pelaku catfishing beragam, mulai dari tingkat kepercayaan diri yang rendah hingga ingin merampas harta korban.
Menurut akun Instagram resmi Kemenkominfo, ada beberapa ciri yang bisa dikenali pada pelaku catfishing seperti berikut ini:
- Selalu memberikan alasan untuk menghindari video call atau bertemu langsung.
- Tidak ingin memberikan atau menutup-nutupi akun media sosial pribadi.
- Jika memberikan media sosial pribadi, profil tidak terlihat aktif.
- Senang mengumbar perasaan kepada orang yang baru dikenal.
- Meminta uang atau foto mencurigakan secara tiba-tiba.
Agar terhindar dari catfishing, ini beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Tanyakan identitas pelaku. Jika mencurigakan, disarankan untuk berhenti berhubungan dengan pelaku.
- Mengecek informasi pribadi seperti mengetik nama yang digunakan pelaku di Google atau mengecek nomor telepon yang diberikan di aplikasi identifikasi nomor telepon.
- Jangan sembarangan memberikan data pribadi kepada orang lain, seperti tanggal lahir hingga nama orang tua karena hal itu dapat disalahgunakan.
- Jangan mudah percaya jika pelaku menceritakan kondisi yang menyedihkan. Jangan mengirim uang jika diminta oleh pelaku.
- Pengguna harus bijak dalam menggunakan media sosial atau platform online apa pun dan berhati-hati agar tidak menjadi target oleh pelaku catfishing.
Komentar
Berita Terkait
-
Harap Dibaca, Deretan Pesan Sensitif yang Sebaiknya Dihapus dari Kotak Email
-
Maksim Yakubets, Peretas Paling Dicari di Dunia dengan Imbalan Rp78 Miliar
-
Harap Waspada! Deretan Ancaman Persisten Tingkat Lanjut (APT) 2022
-
Social Engineering Adalah Kejahatan Siber Paling Dominan di Indonesia
-
Segera Periksa Gmail dan Hotmail! Ada Peretasan Besar ke Pusat Data
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
29 Kode Redeem FF 10 April 2026, Event Lucky Wheel Pesta Diskon Sampai 90 Persen
-
5 Rekomendasi HP Tecno dengan Kamera Bagus dan RAM Besar
-
Begini Cara LG Taklukkan Pasar Indonesia : Teknologi Global, Sentuhan Lokal
-
18 Kode Redeem FC Mobile 10 April 2026, Panen Upgrade Live OVR UCL 117
-
7 Tablet 5G dengan Spek Kencang, Harga Paling Murah di 2026
-
Terpopuler: 5 HP Infinix NFC Termurah hingga HP Realme Spek Stabil
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay