Suara.com - Beberapa kreator YouTube mengaku frustrasi dengan banyaknya spam komentar yang berada di kontennya.
YouTube dilaporkan segera menguji sistem khusus yang lebih ketat untuk mencegah aksi spam tersebut.
Salah satu kreator YouTube yang mengaku kesal dengan komentar adalah Linus Sebastian dengan kanal Linus Tech Tips.
Ia mengaku kalau komentar spam di YouTube makin memburuk setiap hari, entah itu dalam bentuk penipuan kripto hingga suplemen kesehatan.
Mengutip The Verge, Senin (11/4/2022), para kreator kerap khawatir terkait spam yang menyamar sebagai mereka.
Akibat itu, akun yang menyamar ini bisa mengelabui pengguna lain dan berujung pada penipuan.
Komentar spam lainnya mungkin tidak terlalu berbahaya, tapi tetap dinilai mengganggu.
Contohnya adalah, muncul sebuah akun dengan nama 'T[A]P Me!! To Have [S]EX With Me' yang berisi komentar copy-paste dari statement pengguna lain.
YouTube sendiri memang memiliki banyak cara untuk menghadapi komentar spam, dan itu bisa menghapus banyak komentar secara otomatis.
Baca Juga: Rusia Kecam YouTube Usai Blokir Channel Parlemen Pemerintah
Juru bicara YouTube, Ivy Choi mengatakan, perusahaan menggunakan machine learning dan moderator manusia.
Dengan itu, mereka bisa menghapus lebih dari 950 juta komentar karena melanggar kebijakan. 950 juta komentar spam ini dihapus selama periode kuartal ke-4 (Q4) 2021.
Tapi sistem itu dinilai belum cukup, dan kini YouTube sepertinya telah menemukan solusinya.
Akun Twitter bernama Marques Brownlee kemudian menemukan fitur konten moderasi baru yang dinilai memperketat komentar tidak pantas dan secara otomatis dapat ditahan.
Sebenarnya YouTube sudah mulai menguji fitur ini pada 2016. Kemudian di tahun 2021, YouTube makin menyempurnakan fitur moderasi tersebut.
Berita Terkait
-
Ini Data Negara Penonton YouTube K-pop Terbanyak, Dari BTS Hingga BLACKPINK
-
Cara Mudah Download Video YouTube dan Facebook Tanpa Aplikasi
-
Music Video 'Glitch Mode' NCT Dream Tembus 30 Juta Views di YouTube dalam Waktu 24 Jam
-
Baekhyun EXO Ramai di Twitter Tengah Malam, Bagikan Link-Link YouTube
-
NCT Dream Buka Glitch Arcade Center Pop Up Store untuk Comeback Glitch Mode
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online