Suara.com - Robot penjelajah Perseverance milik NASA di Mars berhasil menangkap pemandangan dari gerhana Matahari di Planet Merah.
Perseverance berhenti sejenak dari misi pencarian sampelnya pada 2 April lalu, untuk mencapai delta sungai Mars dalam mengamati bagaimana Bulan melintasi Matahari dari langit Mars.
"Pengamatan ini dapat membantu para ilmuwan lebih memahami orbit Bulan dan bagaimana gravitasinya menarik permukaan Mars," kata pejabat di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA yang mengelola misi Perseverance, dikutip dari Space.com, Kamis (21/4/2022).
Penjelajah Mars lainnya, seperti Curiosity, juga mengamati gerhana Matahari.
Namun, bidikan baru dari kamera Mastcam-Z milik Perseverance memberikan tampilan paling luar biasa dari peristiwa semacam itu.
Menampilkan frame rate tinggi yang belum pernah digunakan sebelumnya di permukaan Mars.
Kedua bulan Mars diketahui bernama Phobos dan Deimos. Phobos memiliki ukuran sekitar 157 lebih kecil dari Bulan milik Bumi, sementara Deimos lebih kecil dari Phobos.
Para ilmuwan berpikir dua benda itu mungkin bekas asteroid yang ditangkap oleh gravitasi Mars.
Tim ahli telah melakukan pengamatan gerhana Matahari di Mars selama 20 tahun dan hal itu menyempurnakan pemahaman tentang orbit Bulan yang perlahan-lahan runtuh.
Baca Juga: NASA Kirim Dokter Hologram ke Stasiun Luar Angkasa Internasional
"Kami juga belajar lebih banyak tentang struktur Mars dari pengamatan semacam itu," kata pejabat JPL.
Saat Phobos mengelilingi Mars, gravitasinya memberikan gaya pasang surut kecil di bagian dalam Planet Merah, sedikit mengubah bentuk batuan di kerak dan mantel planet.
"Gaya ini juga perlahan mengubah orbit Phobos," tambahnya.
Oleh karena itu, ahli geofisika dapat menggunakan perubahan itu untuk lebih memahami seberapa lentur interior Mars dan mengungkapkan lebih banyak tentang materi di dalam kerak serta mantel.
Misi penjelajah masa lalu telah merekam Phobos dan/atau Deimos yang melintas di depan Matahari.
Kemampuan Curiosity yang ditingkatkan memungkinkan penjelajah merekam video gerhana Matahari dan sekarang pengamatan gerhana di Planet Merah berjumlah puluhan.
Berita Terkait
-
Ahli: Rusia Kehilangan Kekuatannya atas NASA dan Bisnis Luar Angkasa
-
Badan Antariksa Eropa Buka Suara Keterlibatan Rusia dalam Misi Mars dan ISS
-
NASA Temukan Planet Seukuran Jupiter dengan Hujan Permata Cair
-
NASA Luncurkan DART, Wahana Antariksa yang Punya Misi Cegah Asteroid Menabrak Bumi
-
Curiosity Menemukan Batu Aneh di Mars, Mirip Mainan Seks?
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Android dengan Memori 512 GB, Tak Perlu Repot Hapus Foto Lagi
-
Daftar Pemain Serial TV God of War, Lengkap dengan Bocoran Tanggal Rilis
-
Lintasarta Kenalkan Platform Marketplace Berbasis AI
-
Spesifikasi Redmi Turbo 5: Calon POCO X8 Pro, Pakai Chip Anyar D8500 dan RAM 16 GB
-
Bocoran Fitur Game WWE 2K26, Siap Rilis di Konsol dan PC Maret 2026
-
5 HP Gaming Murah 2026 dengan Fitur Bypass Charging, Harga Mulai 1 Jutaan
-
5 Rekomendasi Tablet untuk Anak Harga Rp1 Jutaan
-
Spesifikasi Huawei MatePad 11.5 dan Harga Resminya di Indonesia
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
-
57 Kode Redeem FF Terbaru 1 Februari 2026, Ada M1887 dan Diskon Mystery Shop hingga 90 Persen