Suara.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggandeng TekenAja! dalam penyediaan tanda tangan elektronik dan e-meterai bagi perusahaan financial technology atau fintech pendanaan bersama agar transaksi menjadi semakin aman dan terpercaya.
Direktur Eksekutif AFPI Kuseryansyah mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kerja sama dengan TekenAja! terlebih saat ini potensi penipuan sedang marak di industri fintech sehingga kepercayaan konsumen menjadi berkurang.
"Kami berharap dengan mengimplementasikan tanda tangan elektronik dan e-meterai dari TekenAja!, perusahaan-perusahaan fintech yang terdaftar di AFPI dapat memberikan konsumen rasa aman dan nyaman sehingga dapat lebih berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas lagi," kata Kuseryansyah dikutip dari siaran pers, Selasa (26/4/2022).
Diketahui, TekenAja! adalah perusahaan rintisan dibawah naungan GDP Venture yang menyediakan layanan Tanda Tangan Elektronik pertama di Indonesia dengan status berinduk ke Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).
Dengan demikian, TekenAja! mempunyai kekuatan hukum yang sah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019.
Kolaborasi bersama AFPI menjadi salah satu komitmen TekenAja! untuk berkontribusi dalam mewujudkan digitalisasi terutama dalam layanan keuangan elektronik yang aman, nyaman, dan efisien.
"Kami berkomitmen bahwa semua solusi dari TekenAja! akan memberikan manfaat keamanan bagi proses transaksi pelaku Fintech dengan para konsumennya terutama dalam perjanjian peminjaman," kata Rionald A. Soerjanto, Chief Operating Officer TékenAja!.
"Tingkat otentikasi yang digunakan oleh TekenAja! diakui di seluruh dunia sebagai otentikasi level 4, tolak ukur tingkat kepercayaan tertinggi yang menggunakan dua factor authentications. Pertama adalah what you have, yaitu data demografis dari database ID nasional (KTP), dan yang kedua adalah what you are, yang diverifikasi menggunakan teknologi face recognition biometric,” lanjutnya.
Saat ini, TekenAja! juga telah mengembangkan teknologi unggul, yang memanfaatkan data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk otentikasi biometrik dan verifikasi data demografis yang akurat, berguna dan bernilai tambah di berbagai sektor bisnis, baik swasta maupun pemerintah. [Antara]
Baca Juga: Kominfo Dorong Perbankan Mulai Adopsi Tanda Tangan Elektronik
Berita Terkait
-
Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman
-
Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
E-Meterai Bisa Beli di Alfamart? Ini Info Penting untuk Daftar Manajer Koperasi Merah Putih
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup