Tetapi sementara operasi penggantian kelamin sudah mapan, ilmu di balik transplantasi rahim yang melibatkan orang-orang trans masih belum jelas.
Ada lebih dari 100 transplantasi rahim perempuan-ke-perempuan yang berhasil sejak 2014 dan para ilmuwan sekarang dapat menghamili penerima perempuan.
Tetapi ada lebih banyak rintangan yang harus dihadapi saat memasukkan organ reproduksi perempuan ke dalam lelaki biologis.
Sejauh catatan medis menunjukkan, prosedur ini hanya pernah dicoba sekali dalam sejarah, ketika artis trans Denmark Lili Elbe menjalani operasi pada 1931.
Lelaki berusia 48 tahun, salah satu pasien penggantian kelamin paling awal yang diketahui, menjalani operasi di Jerman dengan harapan dapat memiliki anak dengan tunangannya.
Tapi dia mengalami infeksi pasca-operasi dan meninggal karena serangan jantung tiga bulan kemudian tanpa bisa hamil.
Namun, dokter mengatakan kemajuan dalam kedokteran berarti sekarang secara teoritis mungkin bagi seorang perempuan trans untuk melahirkan setelah transplantasi rahim.
Poin penting adalah bahwa hanya orang yang lahir perempuan yang dapat membuat telur, yang berarti tidak mungkin bagi seorang perempuan hamil secara alami.
Jadi dokter yang mencobanya perlu menggunakan IVF, ketika sel telur dibuahi di luar tubuh dan kemudian dimasukkan.
Baca Juga: Efek Samping Operasi Penghilangan Jakun seperti yang Dilakukan Dinda Syarif, Apa Saja?
Pada 2017, Dr Paulson, presiden American Society for Reproductive Medicine, mengatakan akan ada tantangan tambahan, tetapi tidak melihat ada masalah nyata yang akan menghalanginya.
Satu masalah yang dihadapi dokter adalah panggul lelaki yang tidak memungkinkan bayi melewatinya karena terlalu sempit, sehingga lelaki harus melahirkan melalui operasi caesar.
Tetapi ada ruang di dalam diri seorang lelaki untuk menahan rahim, klaim Dr Paulson.
Dia mengatakan, hormon mungkin harus diberikan untuk meniru perubahan yang terjadi saat seorang perempuan hamil.
Setelah rahim ditransplantasikan, embrio IVF harus ditanamkan.
Saat ini di Inggris adalah ilegal bagi klinik IVF untuk membuat embrio untuk tujuan menanamkannya pada seorang pria di bawah Undang-Undang Pemupukan dan Embriologi Manusia 2008.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Identifikasi Gelombang Panas Paling Ekstrem secara Global
-
Kisah Para Ilmuwan yang Menemukan Kebenaran Islam dalam Penelitiannya
-
Ilmuwan Temukan Fosil Ichthyosaurus Terbesar di Dunia
-
Ilmuwan Temukan Ubur-ubur Mahkota Terbesar, Terlihat di Kedalaman Hingga 3.000 Meter
-
Ilmuwan Desak Misi Pencarian Kehidupan Alien di Uranus dan Bulan Saturnus
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Redmi Turbo 5 Meluncur 29 Januari: Bawa Baterai 7.560 mAh, Harga Kompetitif
-
7 Tablet Memori 512 GB Murah RAM Melimpah, Desain dan Multitasking Enteng
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Januari 2026: Cara Dapat Diamond Gratis Tanpa Ribet!
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 28 Januari: Sikat Gloo Wall Gojo dan Bundle Sukuna
-
Infinix Note Edge 5G vs Redmi Note 15 5G: Duel HP Rp3 Jutaan Paling Panas di Awal 2026!
-
Cara Meningkatkan Budaya di TheoTown agar Kota Lebih Maju dan Warga Bahagia
-
5 HP Murah Redmi dan POCO Memori 256 GB Januari 2026: Cuma Rp1 Jutaan, Chip Kencang
-
Tecno Hadirkan Megabook T14 Air di Indonesia, Laptop AI Ultra-Ringan 999 Gram untuk Mobilitas Tinggi