Suara.com - Pemain yang berbuat curang masih menjadi masalah besar di semua game online, tak terkecuali Free Fire (FF).
Pengembang 111dots Studio telah melakukan yang terbaik untuk membuat Free Fire sebebas mungkin dari cheater.
Seperti menerapkan sistem anti-cheat yang tidak hanya memungkinkan pengembang melakukan banned, pada pemain tetapi juga memungkinkan pemain melaporkan tersangka cheater.
Meskipun sistem anti-cheat ini cukup solid, para pemain yang berbuat curang masih bisa mengakses Free Fire.
Untuk alasan tersebut, pengembang mungkin sedang mengerjakan sistem baru yang akan lebih sulit ditembus oleh para peretas dan cheater.
Menurut laporan online, 111dots Studio sedang mengerjakan sistem anti-cheat Free Fire baru.
Sistem ini diduga akan menggunakan Cloaking, sebuah teknik yang sudah digunakan oleh game online seluler populer lainnya seperti Call of Duty Mobile.
Dengan Cloaking, pemain yang terdeteksi curang menggunakan perangkat lunak dan peretasan pihak ketiga tidak akan dapat melihat pemain yang sah.
Tak hanya itu, suara dan peluru yang ditembakkan oleh para pemain yang berbuat curang pun akan menjadi tidak terlihat.
Hal ini pada dasarnya membuat para cheater tidak dapat memainkan game tersebut.
Baca Juga: Rebut Hadiahnya, Ini Tips Menjadi Free Fire Manager Terbaik
Dilansir dari Touch Tap Play, Selasa (17/5/2022), tidak diketahui kapan sistem anti-cheat Free Fire baru ini akan diimplementasikan.
111dots Studio belum membuat pengumuman apa pun dan kemungkinan masih harus menyempurnakan beberapa elemen dari sistem baru sebelum siap untuk rilis publik.
Sudah waktunya bagi para pemain yang berbuat curang untuk berhenti karena melakukan kecurangan dalam game juga akan merugikan pemain.
Pengembang dapat melakukan banned permanen terhadap akun pemain yang berbuat curang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI
-
Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko
-
Bocoran HP Agustus 2026: Ada yang Punya Kamera Robot