Suara.com - Qualcomm memperkenalkan dua chipset terbarunya dalam peluncuran global, yakni Snapdragon 8+ Gen 1 dan Snapdragon 7 Gen 1. Prosesor ini ditujukan untuk mendukung smartphone premium Android terbaik di generasi berikutnya.
Snapdragon 8 Plus Gen 1 adalah chipset untuk smartphone premium yang menghadirkan pengembangan peningkatan daya dan kinerja. Lalu Snapdragon 7 Gen 1 menawarkan pilihan fitur yang diantisipasi dan teknologi kelas atas, serta memperluas akses bagi pengguna di seluruh dunia.
Senior Vice President and General Manager Mobile Handsets Qualcomm Technologies, Christopher Patrick mengatakan fokus perusahaan di segmen mobile adalah menghadirkan fitur-fitur baru dan teknologi inovatif yang dapat diaplikasikan di sektor industri, serta untuk perangkat unggulan.
"Kami mengimplementasikan fitur-fitur ini terlebih dahulu di seri Snapdragon 8 dan kemudian mengembangkannya ke dalam peta jalan mobile kami. Snapdragon 8+ dan 7 Gen 1 terbaru memberikan pengalaman penggunaan yang luar biasa di kelas masing-masing," kata Patrick dalam keterangan resminya, Jumat (20/5/2022).
Fitur Snapdragon 8+ Gen 1
Snapdragon 8+ Gen 1 diklaim memberikan dorongan luar biasa untuk meningkatkan pengalaman penggunaan di semua perangkat dan memaksimalkan kemampuan bermain game sepanjang hari.
Prosesor ini dipastikan bakal dipakai oleh OEM dan merek global seperti ASUS, ROG, Black Shark, HONOR, iQOO, Lenovo, Motorola, Nubia, OnePlus, OPPO, OSOM, Realme, RedMagic, Redmi, Vivo, Xiaomi, dan ZTE, yang mana perangkat akan tersedia tersedia pada Q3 2022.
Snapdragon 8+ Gen 1 membawa Snapdragon Elite Gaming yang memungkinkan perangkat mendapatkan respons cepat, tampilan HDR kaya warna dengan kualitas visual tinggi, hingga kemampuan kelas dekstop.
Dengan kemampuan Qualcomm Adreno GPU yang ditingkatkan, Snapdragon 8+ memberikan peningkatan kecepatan hingga 10 persen dan pengurangan daya 30 persen untuk memberikan pengalaman gameplay terbaik. Dengan peningkatan dan efisiensi daya tambahan, pengguna dapat merasakan waktu gameplay tambahan hingga 60 menit.
Snapdragon 8+ juga dilengkapi Qualcomm Kryo CPU dengan pemrosesan hingga 10 persen lebih cepat dan peningkatan efisiensi daya hingga 30 persen.
Baca Juga: Snapdragon 8 Gen 1+ Akan Meluncur pada 20 Mei
Untuk kamera, Snapdragon 8+ Gen 1 menghadirkan teknologi Snapdragon Sight terbaru seperti perekaman video HDR 8K. Kemampuan tersebut mampu menangkap menggunakan format HDR10+ premium yang memuat lebih dari 1 miliar warna.
Lalu ada kemampuan Snapdragon Smart yang ditenagai oleh 7th Gen Qualcomm AI Engine. Ini menghadirkan kinerja per Watt hingga 20 persen lebih baik untuk memungkinkan penggunaan AI canggih seperti efek bokeh legendaris Leica Leitz.
Di konektivitas, ada fitur seperti Snapdragon Connect dan Snapdragon X65 Modem-RF System. Ini memberikan kecepatan dan efisiensi sehingga pengguna dapat berbicara dengan teman dan keluarga selama 5,5 jam lebih lama.
Qualcomm FastConnect 6900 turut mendukung pengalaman luar biasa melalui Wi-Fi dan Bluetooth. Ada pula Snapdragon Sound dengan dukungan untuk kualitas audio CD Lossless, latensi sangat rendah untuk game bebas gangguan, dan konektivitas yang kuat.
Fitur Snapdragon 7 Gen 1
Snapdragon 7 Gen 1 membawa keunggulan seperti pengalaman game mobile terbaik, konektivitas berkecepatan tinggi, hiburan cerdas, dan pengambilan gambar luar biasa.
Snapdragon 7 Gen 1 akan diadopsi oleh OEM dan merek global seperti HONOR, OPPO, dan Xiaomi, di mana perangkat akan tersedia dipasaran pada Q2 2022.
Berita Terkait
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
Usai TSMC, Giliran Qualcomm Rencana Naikkan Harga Chip hingga Double Digit
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Samsung dan Qualcomm Bangun Ekosistem AI Generasi Baru, Galaxy Makin Cerdas Tanpa Bergantung Cloud
-
Snapdragon Reality Elite Debut, Apa Saja Keunggulan Chip untuk 'Kacamata Pintar' Ini?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik