Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika membuka pelatihan bertajuk 10 x 1.000 Fintech Foundation Program Flex untuk pelaku bidang teknologi finansial atau tekfin agar bisa mengembangkan usaha.
Pelatihan itu digelar dalam kerja sama dengan 10 x 1.000 Tech for Inclusion, sebuah inisiatif filantropi dari International Finance Corporation (IFC), anggota Grup Bank Dunia, dan Alipay sejak 2018. Lembaga tersebut bertujuan mendorong perkembangan tekfin secara global dengan memberikan pelatihan.
"Kami menyambut baik kerja sama antara Digital Entrepreneurship Kominfo dengan 10 x 1.000 Tech for Inclusion untuk melatih pemimpin tekfin, ahli tekfin dan pegiat tekfin di Indonesia," kata Kepala Sub Kelompok Kerja Digital Entrepreneurship Academy, Kominfo, Riza Azmi, saat webinar peluncuran program tersebut, Selasa (24/5/2022).
Inisiatif 10 x 1.000 Tech for Inclusion menargetkan melatih 1.000 orang setiap tahun selama 10 tahun ke depan. Di Indonesia, pelatihan akan dimulai pada pertengahan tahun ini dengan target 1.000 peserta hingga akhir tahun ini.
Pelatihan di Indonesia dibuka untuk pelaku wirausaha yang sudah menjalankan bisnisnya paling sedikit tiga tahun dan profesional bidang teknologi finansial atau ekonomi digital, minimal selama tiga tahun.
Pendaftaran program ini bisa dilakukan di situs resmi Kominfo untuk Digital Talent. Pelatihan ini akan berlangsung dalam bahasa Inggris selama tiga minggu. Riza mengatakan program pelatihan ini sesuai untuk pelaku perusahaan rintisan dan wirausahawan dalam bidang layanan keuangan.
Selama tiga minggu pelatihan berlangsung, peserta akan mengikuti tiga modul yang sudah disiapkan, masing-masing bertema pola pikir, pengetahuan dan keterampilan.
Dikutip dari situs resmi Digitalent Kominfo, pendaftaran 10 x 1.000 Fintech Foundation Program Flex dibuka pada periode 22 April sampai 30 Mei. Kementerian berencana mengadakan enam gelombang (batch) pelatihan untuk tahun ini.
Gelombang pertama pertama pelatihan mulai bulan Juni, gelombang kedua Juli dan gelombang ketiga Agustus. Gelombang keempat dijadwalkan berlangsung pada September, kelima pada Oktober dan gelombang terakhir pada November. [Antara]
Baca Juga: Presidensi G20 Indonesia Usul Pengukuran Literasi Digital dalam DEWG 2022
Berita Terkait
-
Inovasi Fintech Makin Kuat, Perkuat Layanan PayLater Digital di Indonesia
-
Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun
-
Nasib Baru Fintech RI di Era Universal Banking
-
Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI
-
Foundation Viva Apakah Tahan Lama? Ini Penjelasan dan 2 Pilihan Produk yang Awet
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum
-
Apple Rilis Update iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 untuk Tambal Celah Keamanan
-
Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul
-
Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan