Suara.com - Google Street View kini sudah berusia 15 tahun. Saat pertama kali diciptakan, aplikasi ini bertujuan merekam peta dunia dalam bentuk 360 derajat.
Umurnya yang mencapai 15 tahun, Google Street View kini sudah merekam 220 miliar gambar di lebih dari 100 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Untuk merayakan pencapaiannya, Google Street View mengumumkan sistem kamera baru dengan performa, resolusi, dan processing gambar lebih baik ketimbang kamera di mobil Street View sebelumnya.
Sistem kamera baru ini memiliki berat kurang dari 6,8 kilogram dan dapat mudah dikirim ke berbagai wilayah di dunia.
Google mengatakan kalau kamera kecil ini bisa dipasang di mobil apapun dengan roof rack dan dapat dikendalikan dari jarak jauh lewat smartphone.
Sistem kamera ini juga bersifat modular dan bisa di-upgrade dengan add-on seperti Lidar Scanner, sebagaimana dikutip dari Techspot, Kamis (26/5/2022).
Sistem kamera baru ini masih diuji Google dan ditargetkan segera meluncur ke global pada tahun 2023 nanti.
Di sisi lain, Google juga menambahkan kemampuan untuk melihat citra Street View historis untuk perangkat Android dan iOS.
Pengguna cukup ketuk foto untuk melihat informasi lokasi dan pilih 'See more dates'.
Baca Juga: Pengguna Samsung Galaxy Watch 4 Kini Bisa Akses Google Assistant
Dengan fitur itu, mereka bisa melihat foto dari sebuah wilayah di lokasi yang sama dan melihat bagaimana perkembangannya dari masa ke masa.
Berita Terkait
-
Bawa Spesifikasi Premium, Google Akhirnya Rilis Pixel Buds Pro
-
Startup Perikanan Aruna Wakili Indonesia di Google I/O
-
Google Maps Rilis Mode Immersive View, Tampilkan Lokasi Layaknya Video Game
-
Google Translate Tambah 24 Bahasa Baru, Termasuk Bahasa Sansekerta
-
Google Rilis Android 13 Beta 2, Ini Daftar HP yang Kebagian
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil
-
Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras
-
Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara
-
10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB
-
Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?
-
Bagaimana AI Dapat Membantu dalam Memetakan Hutan Dunia?