Suara.com - Pemerintah Prancis resmi melarang frasa berbahasa Inggris yang populer di kalangan gamers.
Kata seperti 'streamer' dan 'cloud gaming' akan digantikan menjadi bahasa lokal.
Istilah tersebut nantinya akan digantikan menjadi 'joueur-animateur en direct' dan 'jeu vidéo en nuage' yang harus dipakai untuk komunikasi resmi, sebagaimana dilaporkan Engadget, Rabu (1/6/2022).
Perubahan ini dilakukan sebagai hasil dari konsultasi dengan Kementerian Kebudayaan Prancis.
Mereka menyebut kalau industri game menjadi salah satu kesuksesan ekonomi Prancis di masa lalu.
Istilah game yang biasanya berbahasa Inggris dikhawatirkan tidak mampu dipahami oleh kalangan non-gamer di Prancis.
Engadget sendiri mencontohkan kalau banyak kalangan tersebut yang tidak paham arti streaming.
Akademi Bahasa Prancis atau L'Académie française juga menyatakan keprihatinannya terkait jargon bahasa Inggris dalam game pada 2017 lalu.
Kebijakan ini sudah diterbitkan dalam jurnal resmi pemerintah, yang berarti itu wajib dilaksanakan oleh semua pegawai pemerintah.
Kebijakan ini dinilai sulit diberlakukan karena istilah itu sudah kadung populer dalam penggunaan sehari-hari, termasuk juga di situs web atau media Prancis.
Baca Juga: Tips Setting Sensitivitas PUBG Mobile ala D'Xavier Rabiz
Akademi Bahasa Prancis juga sebelumnya berupaya menggantikan istilah Wifi dengan l’access sans fil à internet. Sayang frasa lokal ini tetap tidak dipakai.
Berita Terkait
-
Timnas PUBG Indonesia Raih Emas di SEA Games, Diharapkan Jadi Tradisi
-
Garena Berikan Bonus untuk Tim Free Fire Peraih Medali SEA Games 2021
-
2022 Consumer Insight Report: Video Streaming Konten Indonesia Geser Ketenaran Konten Korea
-
Raih Emas, Ini Kalimat "Sindiran" Luxxy untuk Bungkam Haters
-
Regenerasi Roster ONIC di MSC 2022, Siap Raih Gelar Musim Ini?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP
-
Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental
-
Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla
-
Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung
-
BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September
-
Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar
-
Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter
-
Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter
-
Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global