Suara.com - Kontingen tim Free Fire Indonesia berhasil meraih hasil maksimal pada gelaran SEA Games 2021 di Vietnam, beberapa waktu lalu. Walaupun tampil tanpa kekuatan penuh, tim yang diasuh oleh Bang Fayad tersebut masih mampu mempersembahkan medali emas dan perak.
Perjuangan para atlet, pelatih dan official yang menorehkan prestasi dengan mengharumkan nama Indonesia tersebut mendapat penghargaan berupa bonus dana pembinaan dan pengembangan diri kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial timnas dengan total senilai Rp1 miliar dari Garena selaku pengembang dari game Free Fire.
Pemberian penghargaan dilakukan dalam acara halal bihalal media yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan dan dihadiri oleh Head of Business and Esports dari Garena, Wijaya Nugroho, serta tiga pemain andalan timnas Free Fire, yaitu pelatih timnas, Muslih Wahyudi Rachman dan Richard William Manurung lalu pemain timnas, Muhammad Fikri Alief Pratama.
Selain upacara simbolis penyerahan bonus kepada pelatih dan pemain timnas, Garena juga menggelar acara fun games yang dihadiri oleh beberapa media esports dan games di Indonesia.
Sementara itu, Bang Fayad membocorkan rahasia kesuksesan timnas Indonesia dalam ajang olahraga antar negara Asia Tenggara tersebut. Ia bersama tim mendoktrin diri sendiri bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk membela Indonesia di SEA Games dan mampu berprestasi.
"Intinya karena kita fokus, selama 20 hari kita enggak pulang-pulang, enggak bertemu dengan orang-orang tersayang dan pada akhirnya semua pengorbanan sepadan dengan hasilnya," ujar Bang Fayad.
Berita Terkait
-
Media Vietnam: Indonesia Masih Tertinggal di Belakang Vietnam dan Thailand
-
Sukses Sabet Emas SEA Games 2021, Leo dan Daniel Cuma Ingin Tampil Maksimal di Indonesia Open 2022
-
19 Atlet Jakarta Raih Emas di Sea Games Vietnam, KONI DKI Usulkan Semua Peraih Medali Dapat Bonus
-
Link Download Ni no Kuni Cross Worlds di iOS dan Android
-
Agate Tunjuk Raymond Chin Jadi Penasehat
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam