Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak kerja sama dengan Jerman, Jepang, dan Malaysia untuk memperkuat kerja sama di sektor digital antarnegara.
Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyatakan, pemerintah Jerman melalui State Secretary Federal Government German, memberikan dukungan kuat kepada Indonesia dalam penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia.
Khususnya, Digital Economy Working Group (DEWG) yang diampu Kementerian Kominfo.
"Saya tentu menyambut baik agar hubungan baik pemerintah dengan pemerintah, maupun pemerintah dan dunia bisnis, dan di antara dunia bisnis itu terus kita bangun bersama-sama,” ujarnya saat kunjungan kerja ke Singapura, dikutip dari siaran pers yang diterima, Rabu (1/6/2022).
Selain membangun kerja sama di sektor digital, Menkominfo menyatakan, Pemerintah Indonesia dan Jerman akan saling memberikan dukungan personil dalam penempatan kandidat di International Telecommunication Union (ITU) yang diusung kedua negara.
"Jerman mengusulkan untuk mendukung di jabatan Sekretaris Jenderal ITU dan demikian personilnya di ITU. Indonesia juga tadi saya minta agar Jerman memberikan dukungan terhadap calon Indonesia di RRB (Radio Regulations Board) ITU Asia Pasific, kita sudah mengusulkan calonnya," papar dia.
Usai pertemuan dengan Jerman, Plate kemudian bertemu dengan Direktur Jenderal Bidang Digital Badan Kementerian Digital Jepang.
Di sana ia mendiskusikan hal terkait hubungan Jepang dan Indonesia untuk kerja sama di bidang digital.
Plate mengklaim delegasi Pemerintah Jepang menyampaikan keinginannya yang besar untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan bisnis di bidang digital dengan Indonesia.
Baca Juga: Menteri Plate: Indonesia Berkomitmen Kuat Lindungi Data Pribadi Warga Negara
"Dan secara bilateral resiprokal memberikan dukungan kandidat-kandidat Jepang di ITU dan kandidat Indonesia di ITU, kita saling memberikan dukungan," ucap Plate.
Lalu Menkominfo bertemu Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Tan Sri Datuk Seri Panglima Haji Annuar bin Haji Musa, untuk mendiskusikan sektor broadcasting atau penyiaran demi membuka ruang kerja sama bisnis yang lebih luas.
"Saya tentu berharap agar penyiaran Indonesia bisa disiarkan di Malaysia. Sebaliknya, kerja sama dari lembaga penyiaran Malaysia di sektor privat dengan lembaga penyiaran swasta di Indonesia dan lembaga penyiaran publik seperti TVRI dan RTM bisa saling bekerja sama, khususnya di bidang konten dan siaran,” papar dia.
Usai kunjungan kerja di Singapura, Menkominfo akan membahas peluang kerja sama tersebut dengan mitra terkait seperti Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Lembaga Penyiaran Publik, Lembaga Penyiaran Swasta, Lembaga Penyiaran Lokal, hingga Lembaga Penyiaran Komunitas.
"Kami menindaklanjuti usulan Malaysia untuk membangun kerja sama di sektor broadcasting yang lebih erat dan lebih luas, khususnya di sektor lembaga penyiaran swasta yang berkaitan dengan bisnis,” jelas Plate.
Berita Terkait
-
Kominfo Rilis Chatbot WhatsApp Migrasi Siaran TV Digital, Ini Fiturnya
-
Ini Alasan Penghentian Siaran TV Analog Tahap I Diawali di 8 dari Target 166 Kabupaten/Kota
-
Konsumsi Data Diperkirakan Naik saat Mudik, Kominfo Minta Pemudik Bijak Gunakan Internet
-
Menkominfo Prediksi Ada 100 Juta Orang Mudik Tahun Ini
-
Menteri Plate Lepas Rombongan Mudik Bareng Kominfo 2022
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi
-
Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia
-
Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan
-
Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan
-
Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas
-
BI Salurkan Insentif KLM Rp446,5 Triliun per Agustus 2026,, Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen
-
Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum
-
Jateng Uji Model Baru Pengentasan Kemiskinan, Pemuda Jadi Ujung Tombak
-
Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika
-
Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan