Suara.com - Perusahaan riset Canalys baru saja menerbitkan laporan terkait keadaan pasar wearable di dunia selama kuartal pertama (Q1) 2022.
Secara total ada 41,7 juta perangkat wearable yang dikirimkan selama periode tersebut.
Perangkat wearable ini dibagi ke dalam tiga bagian, yakni smartband, smartwatch, dan jam tangan biasa.
Jumlah perangkat smartband tercatat mencapai 9,7 juta atau 23,3 persen dari total angka 41,7 juta unit.
Sementara sisanya dikuasai oleh jam tangan biasa dan jam tangan pintar (smartwatch) dengan total pengiriman 32 juta unit, sebagaimana dilansir dari Gizmochina, Senin (6/6/2022).
Canalys menyebutkan kalau Apple menempati posisi pertama untuk pangsa pasar perangkat wearable di dunia.
Perusahaan asal Cupertino ini memiliki pangsa pasar 22,1 persen dengan total pengiriman 9,2 juta Apple Watch selama Q1 2022.
Model perangkat yang membantu perusahaan menguasai pangsa pasar ini adalah Apple Watch Series 8 dan Apple Watch SE yang memiliki harga lebih terjangkau.
Sementara di posisi kedua ada Huawei. Perusahaan asal China ini naik dari peringkat kedua di tahun sebelumnya, dengan pangsa pasar 11,1 persen dan 4,1 juta unit total pengiriman smartband dan smartwatch.
Baca Juga: Apple Watch Siap Sematkan Kamera yang Dapat Diputar di Dalam
Lalu di posisi ketiga ada Xiaomi yang posisinya disalip Huawei tahun ini. Mereka memiliki pangsa pasar 10,1 persen dengan angka 4,2 juta pengiriman.
Posisi empat dan lima ditempati Samsung dan Fitbit. Samsung mendapatkan pangsa pasar 8,1 persen selama Q1 2022 dengan total 3,4 juta unit pengiriman.
Di bawahnya ada Fitbit dengan pangsa pasar 7 persen di perangkat wearable.
Perusahaan yang sudah diakuisisi Google ini tercatat telah mengirim 2,9 juta unit selama Q1 2022.
Canalys juga melaporkan kalau perangkat gelang pintar atau smartband ini terus mengalami penurunan sejak Q4 2020.
Perangkat ini mengalami penurunan 37 persen di Q1 2022 dari Q4 2021 sebelumnya.
Berita Terkait
-
Riset Garmin: Indonesia Jadi Negara dengan Tingkat Stres Tertinggi dan Jarang Olahraga
-
Penampakan Vivo Watch 2 Beredar, Ini Bocoran Fiturnya
-
Studi: Aplikasi Kesehatan dan Perangkat Wearable Hanya Berguna untuk Orang Kaya
-
Smartwatch Terlaris, Huawei Watch GT 3 Terjual Lebih dari 2.000 Unit Sehari
-
Vivo Jadi Ponsel Terlaris di Indonesia, Oppo: Itu Angka Impor
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan