Suara.com - ByteDance, sebagai perusahaan induk TikTok, dikabarkan akan menyiapkan investasi untuk masuk ke bisnis Virtual Reality (VR).
ByteDance akan memulai investasinya itu dengan melakukan perekrutan seperti dilaporkan pertama kali oleh Protocol.
Setidaknya tercatat sudah ada 40 daftar pekerjaan untuk Pico, salah satu perusahaan headset VR yang diakuisisi oleh ByteDance pada 2021.
Fokus perusahaan ini di wilayah California dan Washington yang mencakup daerah kerja para Kepala Strategi gim VR dan Manajer Operasi Gim.
Posisi lainnya yang akan diperkuat adalah pada pembuatan perangkat keras VR milik Pico terutama dari segi optik dan sistem listrik.
Pico yang kini berpusat di Negeri Tirai Bambu, nampaknya mulai mengekspansi lebih besar pasarnya di kawasan Amerika Serikat dan mencari lebih banyak kandidat pekerja untuk penjualan dan pemasaran produk VR mereka.
Bisa dibilang langkah ini menjadi salah satu cara ByteDance untuk ikut berkompetisi bersama dengan Meta, HTC, hingga PlayStation dalam hal bisnis perangkat keras VR.
Terbaru perusahaan ini bahkan sudah merilis "headset VR all-in-one" Pico Neo 3 Link di Eropa pada bulan lalu dengan harga 449 euro atau setara Rp 6,9 juta.
Dengan harga terjangkau, perangkat itu hadir dengan spesifikasi mirip dengan perangkat besutan Meta, yaitu Meta Quest 2 dengan kapasitas 256 GB.
Baca Juga: Kreatif! Tukang Fotokopi Keliling, Bawa Printer di Atas Motor
Kedua headset memiliki penyimpanan yang sama, resolusi 1832 x 1920 per mata, dan chip Snapdragon XR2, dilansir laman Antara mengutip The Verge, Senin (13/6/2022).
Investasi ByteDance ini nampaknya patut dinanti terutama dari segi pengembangan perangkat dan layanan terkait VR oleh anda penggemar teknologi.
Berita Terkait
-
Kreatif! Tukang Fotokopi Keliling, Bawa Printer di Atas Motor
-
Bisa Tolak Permintaan China, Server TikTok Terpisah dari ByteDance
-
Oracle dan ByteDance Bermitra Kelola TikTok di AS
-
Bisa Jadi ByteDance Jual TikTok, Tapi Ini Syaratnya
-
Rencana Akuisisi TikTok, ByteDance Punya Permintaan Khusus ke Perusahaan AS
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Chipset Redmi Turbo 5 Series Terungkap: Diprediksi Pakai Dimensity 8500 dan 9500e
-
Naoki Yoshida Isyaratkan Adanya Port Final Fantasy 14 untuk Nintendo Switch 2
-
10 HP Android Terkencang Versi AnTuTu Desember 2025: Red Magic dan iQOO Bersaing Ketat
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah Alternatif Apple Watch, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Geser iPhone 17 Pro, Vivo X300 Pro Masuk 3 Besar HP Flagship Kamera Terbaik DxOmark
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
Oppo Reno 15 Pro Max Debut Global, Pakai Dimensity 8450 dan Kamera 200 MP
-
Bocoran Perdana Motorola Signature Muncul, Stylus Jadi Kejutan di Kelas Flagship
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Siap Meluncur di Indonesia, Tablet Rasa PC untuk Produktivitas Tanpa Batas