Suara.com - Vivo diyakini sedang menyiapkan HP premium dengan spesifikasi mumpuni. Kabar ini terungkap setelah sebuah ponsel misterius Vivo lolos sertifikasi TENAA dan 3C di China.
Smartphone tersebut muncul di situs sertifikasi dengan membawa nomor model V2219A. Daftar TENAA dari model V2219A mengungkap bahwa perangkat mengusung layar AMOLED 6,67 inci beresolusi 1080 x 2400 piksel.
Belum diketahui apakah layar ponsel memiliki refresh rate yang tinggi atau tidak. Situs TENAA juga tak menyebutkan letak sensor sidik jari, apakah berada di samping atau pada layar.
Meski begitu, TENAA menampilkan bagian depan dan belakang dari Vivo V2219A. HP baru ini mempunyai modul persegi panjang dengan dua sensor besar yang tersusun secara vertikal.
Kita dapat melihat flash LED berukuran cukup besar yang tersemat pada modul tersebut. Daftar TENAA mengonfirmasi bahwa perangkat memiliki kamera utama 50 megapiksel dan lensa tambahan 2 megapiksel.
Seperti ponsel Vivo yang baru saja dirilis di China, perangkat V2219A kemungkinan akan berjalan di OS Android 12 dan OriginOS Ocean UI.
Dilansir dari Gizmochina, Vivo V2219A memiliki prosesor octa-core 2.2 GHz dengan dukungan konektivitas 5G. Masih belum diketahui terkait nama komersial dari chipsetnya.
Perangkat kemungkinan akan tiba di China dalam varian RAM 6 GB, 8 GB, dan 12 GB, dan opsi penyimpanan seperti 128 GB, 256 GB, dan 512 GB.
Rumor yang berhembus mengklaim bahwa ponsel ini merupakan anggota Vivo X-series. Perangkat mengemas baterai sel ganda 2.190 mAh. Situs 3C menyebutkan bahwa ponsel premium ini memiliki fitur fast charging 80 W.
Baca Juga: Peluncuran Vivo T2 Alami Penundaan Lagi, Tanggal Belum Diumumkan
Vivo V2219A memiliki dimensi 164,17 x 75,8 x 8,59 mm dan berat hampir 194 gram. Daftar tersebut juga menyatakan bahwa perangkat akan tersedia dalam warna hitam dan putih. Mengingat perangkat sudah lolos sertifikasi, smartphone misterius tersebut diharapkan dapat debut dalam beberapa minggu ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan