Suara.com - Pengguna internet terus meningkat dibanding tahun sebelumnya. Menurut BPS, subindeks keahlian memiliki skor paling rendah.
Perlu lagi untuk masyarakat Indonesia mengakses data dan informasi dari berbagai platform digital (Katadata Insight Center & Kemenkominfo 2020).
Cakap bermedia digital dinilai mampu mengetahui, memahami dan menggunakan perangkat keras dalam lanskap digital.
"Lanskap digital mengetahui dan memahami fungsi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan dalam mengakses dunia digital. Pengetahuan dasar operasikan perangkat lunak dan aplikasi seperti pengetahuan dasar system operasi, dasar aplikasi dan internet,” terang Chyntia Andarinie Social Media Specialist, Founder of Mom Influencer Indonesia.
Jualan Online di Lokapasar (e-commerce) punya berbagai keunggulan seperti biaya operasional lebih efektif dan efisien, toko dapat beroperasi 24 jam, potensi pasar luas hingga ke internasional, tidak perlu toko offline dan mudah transaksi.
Alat transaksi daring ada beragam seperti transfer bank, COD, pembayaran di tempat, pembayaran luring, kartu debit, kartu kredit dan yang berkembang adalah e-money dan dompet digital.
Cakap bertransaksi digital masyarakat baik sebagai penjual dan pembeli, harus mengenali fitur yang tersedia, memastikan perangkat digital aman, memberikan dan mengakses layanan bantuan yang disediakan e-commerce.
Kita harus pahami perangkat lunak yang Menyusun lanskap digital apabila ingin mencapai kecakapan digital.
Selain itu, kita juga diharapkan untuk memilah serta verifikasi informasi dan mengenal ekosistem transaksi daring seperti dompet digital, lokapasar serta transaksi digital dengan lebih baik.
Baca Juga: DJP Sudah Kumpulkan Rp 7,1 Triliun Pajak Digital
Sebelum memulai berjualan di lokapasar, harus menguatkan modal kecakapan digital, adaptasi dengan perkembangan transformasi digital.
Termasuk manfaatkan system lokapasar/e-market untuk mengembangkan bisnis kalian dan selalu memperhatikan aspek keamanan.
Tidak ada yang aman 10 persen di dunia digital, yang bisa kita lakukan adalah mengurangi resikonya, keamanan berbanding terbalik dengan kemudahan.
Rasa waspada, membuat kita lebih aman di dunia digital dan juga selalu berpikir kritis atau tidak mudah percaya dengan semua yang kita dapat di internet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source
-
Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton
-
Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran
-
6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka
-
IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak
-
Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga
-
Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui
-
Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang
-
Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival
-
Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa