Suara.com - Sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menyatakan saat ini lebih memilih memasarkan produknya secara digital karena selain hemat biaya, pemasaran dengan cara tersebut memiliki jangkauan akses pasar yang lebih luas dan sangat efektif.
Seperti pelaku UMKM di Yogyakarta Riyadian Dwi Cahyo, yang bergerak di bidang usaha makanan dan minuman sehat Armyma Store sejak tahun 2020, menjelaskan bahwa produknya mulai mendapatkan banyak pesanan setelah memanfaatkan media daring.
“Berkat penjualan secara online, pengiriman produk kami tidak hanya di sekitar Yogya saja tapi telah sampai ke Kalimantan dan Papua,” kata pria yang akrab disapa Rio ini saat dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, Selasa (5/7/2022).
Rio juga menjelaskan penjualan secara digital membutuhkan sedikit biaya dalam memasarkan produknya, tapi dapat memberikan penghasilan yang berjumlah relatif besar.
Senada dengan Rio, pelaku UMKM di Kudus, Jawa Tengah yang bergerak di kuliner kue-kue kering sejak 2018, Chalimatus Sa’diyah juga sangat terbantukan dengan penjualan dan promosi melalui digital.
“Sejak saya mulai masuk ke platform digital seperti Instagram, Facebook, pesanan mulai berdatangan, seperti Jepara, Rembang dan Blora,” kata pemilik Raneeya Bakery.
Bahkan, Chalimatus juga terkadang menambah jumlah pekerja untuk dapat memenuhi pemesanan kuenya yang mulai banyak datang sejak mempromosikan secara daring.
Di tempat berbeda, pelaku UMKM lainnya yaitu Hidayat yang bergerak di bidang usaha mainan anak tradisional baru memutuskan untuk masuk ke platform daring sejak 2019.
“Belum lama saya mulai memasarkan jualan saya di online, buat menambah pemasukan dan sekaligus promosi mainan tradisional yang mulai punah,” kata Hidayat saat ditemui di toko miliknya, Ceria Anak di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa.
Baca Juga: Etika Digital Penting untuk Cegah Disinformasi
Hidayat mengaku penjualannya memang ada peningkatan saat memutuskan memasarkan produknya di online market tapi belum banyak seperti menjual secara offline (luring).
“(Peningkatan) Ada walaupun belum sebanyak penjualan di toko, mungkin yang beda adalah para pemesan, sekarang banyak dari luar Jawa yang pesan, ” kata Hidayat yang memulai usaha mainan sejak tahun 2006.
Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya menyatakan adanya pandemi COVID-19 mendorong kenaikan secara signifikan jumlah UMKM yang bertransformasi digital ke e-commerce, ada peningkatan sekitar 130 persen dari total UMKM yang merambah ke dunia digital. [Antara]
Berita Terkait
-
Digitalisasi Pembayaran, Jurus Pramono Anung Berantas Copet dan Preman di Pasar Jakarta
-
Debit Visa Bank Jakarta Didorong Jadi Motor Transaksi Global UMKM dan Ekonomi Kreatif di DKI
-
Urusan Hukum di Era Digital: Lebih Simpel dan Transparan Buat Masyarakat Umum
-
Aturan Baru Purbaya: Dirjen Pajak Bisa Intip Transaksi Kripto dan Dompet Digital
-
Gagal Login Akun ASN Digital gara-gara Lupa Password? Begini Cara Mengatasinya
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Acer Predator & Nitro Generasi Baru Resmi Meluncur, Siap Libas Game AAA 2026
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 7 Januari: Klaim Item HRK, Katana, dan Mr Icy
-
29 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Januari: Ada 3 Pemain OVR hingga 115 dan Gems
-
4 HP Android Rp2-3 Jutaan Tanpa Iklan 2026, Lebih Nyaman Tanpa Gangguan
-
Acer Swift 16 Anyar Hadir di CES 2026: Laptop Tipis dengan GPU Gahar
-
7 HP Baterai 6000 mAh Termurah di 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Perbandingan Snapdragon 7 Gen 3 vs MediaTek Dimensity 7300, Duel Chipset Kelas Menengah
-
7 Rekomendasi HP Fast Charging 120W di 2026, Isi Daya Super Cepat Kurang dari 30 Menit
-
30 Kode Redeem MLBB Terbaru 7 Januari 2026, Ada Emote Sultan dan Recall Gratis
-
Indosat Catatkan 5 Aplikasi Paling Boros Data di Liburan Nataru