Suara.com - Qualcomm diperkirakan tengah menyiapkan prosesor baru untuk jam tangan pintar dan dikonfirmasi langsung dari sebuah unggahan di Twitter.
"Jam terus berdetak pada sesuatu yang besar," kata akun Twitter Qualcomm sambil menyematkan emoji jam tangan, dikutip dari Sammobile, Kamis (14/7/2022).
Selama ini Qualcomm memang sudah membuat chipset khusus untuk perangkat wearable.
Namun, prosesor buatan mereka dinilai memiliki kinerja dan efisiensi kurang memuaskan.
Chip wearable Qualcomm yang terakhir dikenalkan adalah Snapdragon Wear 4100 dan 4100 Plus.
Keduanya dibuat berdasarkan fabrikasi 12nm dan dirilis pada 2020.
Sementara bocoran chip wearable terbaru Qualcomm nanti adalah Snapdragon Wear 5100 dan Snapdragon Wear 5100 Plus.
Prosesor itu akan dibuat menggunakan proses 4nm Samsung Foundry.
Jika chip Snapdragon terbaru dibuat berdasarkan fabrikasi 4nm, maka itu bisa menghasilkan kinerja jauh lebih cepat dan masa pakai baterai lebih lama ketimbang yang ada saat ini.
Baca Juga: Tinggalkan Exynos, Samsung Galaxy S23 Hanya Pakai Prosesor Qualcomm?
Sayangnya, belum ada informasi kapan chip wearable terbaru Qualcomm dirilis, sekaligus perangkat mana yang memulai debutnya dengan prosesor tersebut.
Berita Terkait
-
Qualcomm Siap Hadirkan Solusi Robot Otonom
-
Qualcomm Umumkan Fitur-fitur Baru di Snadpragon X70 Modem-RF System
-
Peluncuran Snapdragon 8 Gen 1 Plus Berpotensi Ditunda karena COVID-19 di China
-
Peneliti Temukan Celah Berbahaya di Ponsel Android Qualcomm dan MediaTek
-
Perangkat Smartwatch Tertinggal di Restoran, Google Pixel Watch?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing