Suara.com - PT. LG Electronics Indonesia (LG) memperkenalkan inovasi terbaru miliknya, LG DualUp Monitor.
Layar lebar berdefinisi tinggi dalam format vertikal dengan konektivitas terkini, menjadi tawaran utama bagi mereka yang bergerak dalam industri kreatif digital.
“Saat layar berdefinisi tinggi memberi dukungan pada mencipta karya terbaik, bentang lebarnya yang vertikal memberikan peluang pengerjaan detail lebih cepat dengan membuka beberapa window sekaligus meski dalam ruang kerja sempit,” ujar Riki Siauw, selaku Head of Marketing and Sales IT Division.
Hal inilah yang menurutnya, menjadikan LG DualUp Monitor model 28MQ780 sebagai solusi tepat bagi pekerja kreatif digital utamanya dalam meningkatkan produktivitas.
“Berbagai kesulitan menggunakan layar lebih dari dua dijawab LG DualUp Monitor melalui berbagai inovasi didalamnya,” ujar Riki Siauw lagi.
Menggunakan satu monitor yang memiliki bentang vertikal besar, membuat pengguna LG DualUp Monitor 28MQ780 ini tak lagi menghadapi kesulitan pemasangan layaknya pada dua monitor yang ditumpuk vertikal.
Bentang layar 27,6 inci dengan aspect ratio 16:18 yang setara tumpukan vertikal dua monitor 16:9, memudahkannya untuk menyesuaikan pada ruang kerja yang terbatas.
Bentuk unik dengan definisi tinggi pada layar membuatnya memiliki resolusi SDQHD 2,560 x 2,880 piksel.
Soal kenyamanan pandang pun bakal tak jadi penghalang.
Baca Juga: Ulasan Buku Annyeonghaseyo: Telusur Jejak Digital Korean Wave di Indonesia
Pasalnya, monitor terbaru ini dikembangkan dengan penyangga monitor LG yang dikenal dari fleksibilitas yang membuatnya lebih ergonomis yaitu LG Ergo Stand.
Selain menciptakan ruang lebih lega dengan bentuk penyangga yang dilekatkan pada penampang belakang meja kerja, LG Ergo Stand memiliki keistimewaan pada variasi pengaturan posisi hadap monitor dengan pengguna.
LG DualUp Monitor dapat diatur memutar hingga 335 derajat. Lebih besar bahkan dibandingkan generasi penyangga LG Ergo Stand sebelumnya yang mencapai 280 derajat.
“Fleksibilitas luas ini memberikan kebebasan pengguna tak hanya dalam hal menyesuaikan postur duduknya, namun juga peluang untuk kolaborasi kerja dalam peningkatan produktivitas,” ujar Chung-Hoon Kim, Product Director Business Solution – LG Electronics Indonesia.
Monitor LG DualUp juga dilengkapi dengan Ambient Light Sensor, untuk melakukan penyesuaian tingkat kecerahan layar (brightness) dengan lingkungan pencahayaan sekitar.
Tak hanya itu, kemudahan dan luasnya opsi konektivitas terkini sekaligus dukungan audio mumpuni pun menjadi kelengkapan LG monitor 28MQ780 bagi produktivitas penggunanya.
Berita Terkait
-
LG Pamer Teknologi 6G di Korea Selatan, Kecepatan Internet Tembus 1 Tbps
-
Tawarkan Higienitas dan Kesegaran, LG Kenalkan Kulkas 2 Pintu dengan Dispenser Air
-
Gabungkan Produktivitas dan Gaming, LG Perkenalkan Dua Seri Monitor Premium
-
Dua Model Terbaru LG UltraGear GP850, Andalkan NVIDIA G-SYNC dan Panel Nano IPS
-
LG Resmi Pasarkan QNED Mini LED TV di Indonesia, Boyong Berbagai Teknologi Canggih
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik