Suara.com - Jelang akhir tahun, PT LG Electronics Indonesia memperkenalkan empat monitor terbarunya.
Monitor terbaru ini bagian dari jajaran UltraWide dan UltraFine yang merupakan seri premium monitor LG.
“Multimedia canggih dengan peningkatan teknologi layar berpadu dengan konektivitas lengkap, membuat monitor LG ini siap menjadi rekan yang dapat diandalkan dalam menyelesaikan pekerjaan," ujar Riki Siauw selaku Head Sales and Marketing IT – LG Electronics Indonesia.
Menurutnya, kelengkapannya ini membuat pemiliknya hanya cukup berinvestasi pada satu monitor untuk menyelesaikan pekerjaan ataupun hiburan gaming, yang menuntut kemampuan multimedia tinggi.
Seri monitor UltraFine menjadi varian monitor LG yang dikembangkan khusus dengan teknologi reproduksi warna terkini beserta kelengkapan berbagai fitur didalamnya
Seri ini menitikberatkan pada kemampuannya memberikan tampilan layar dengan detail dan warna lebih kaya.
Sementara seri LG UltraWide merupakan jajaran monitor dengan bentuk layar memanjang dengan aspect ratio 21:9.
Dibekali dengan resolusi tinggi dan spectrum warna mencapai sRGB 99 persen.
Bentuk unik ini memungkinkan penggunanya melakukan pekerjaan yang membutuhkan tampilan beberapa window dalam satu layar.
Baca Juga: Monitor di Minimarket Ini "Keluar Air", Warganet: Panik Lah Masak Nggak
Dari jajaran LG UltraFine, LG memperkenalkan model 27UP600 dan 27UP850 yang keduanya mengusung layar berbentang 27 inci.
Dari tampilan layarnya, keduanya mengusung desain khas LG berupa tepian tipis pada ketiga sisinya, untuk mengurangi gangguan visual saat pengguna memandang layar.
“Tepian tipis pada ketiga sisinya membuat pengguna dapat fokus pada detail warna tampilan layarnya tanpa gangguan bingkai tebal,” ujar Riki Siauw dalam peluncuran virtual, Kamis (18/11/2021).
Disisi lain, terkait kemampuan reproduksi warna, melengkapi resolusi 4K Ultra HD yang diusung keduanya, LG pun melengkapi dengan fitur HDR 400.
Selain itu, keduanya pun mengusung spektrum warna yang memenuhi 95 persen ruang DCI-P3.
Untuk mendukung kemampuan multimedia dan gaming, keduanya pun sama-sama dibuat dengan kelengkapan tiga fitur utama.
Selain AMD FreeSync dan Dynamic Action Sync yang menangani pengurangan distorsi optimal pada gambar dengan pergerakan cepat, LG memberikan Black Stabilizer pada keduanya yang berguna untuk memberi peningkatan tampilan gambar pada latar belakang gelap.
“Fitur unik LG ini dibuat untuk memudahkan pemain melihat dan menemukan lawan yang bersembunyi dalam gelap sehingga memberi keuntungan untuk bereaksi lebih cepat,” imbuh Riki Siauw.
Model LG UltraFine 27UP850 hadir menjadi varian lebih tinggi.
Beberapa perbedaan utama diantara keduanya, yaitu keberadaan tools kalibrasi.
LG UltraFine 27UP850 lebih lengkap dengan Hardware Calibration Ready dan LG Calibration Studio, yang lebih memudahkan pengguna dalam melakukan pekerjaan yang menuntut detail akurasi warna tinggi seperti desain grafis dan video.
Untuk mendukung kesenangan multimedia dan pengalaman gaming, LG UltraFine 27UP850 dibuat lengkap dengan speaker terintegrasi dengan kelantangan 5W dengan Waves MaxxStudio.
LG UltraFine 27UP850 juga memiliki fasilitas antarmuka USB Type-C.
Keberadaannya selain dapat menjadi pengisi daya bagi laptop juga memberikan kecepatan lebih dalam melakukan transfer data.
Disamping itu pula, pengguna LG UltraFine 27UP850 memiliki fleksibilitas pengaturan monitor lebih luas ketimbang LG UltraFine 27UP600.
Selain tingkat kemiringan, pengaturan arah hadap LG UltraFine 27UP850 juga dilengkapi dengan pengaturan ketinggian dan pivot.
Sementara dua monitor terbaru dari seri LG UltraWide dengan model 34WN80C dan 34WP65G.
Meski keduanya memiliki bentang layar 34 inci, dari penampakan fisik, keduanya mudah dibedakan dari bentuk layarnya.
LG UltraWide 34WN80C hadir dengan layar melengkung (curved) dengan resolusi 3,440 x 1,440 piksel, sementara layar LG 34WP65G tampil datar dalam resolusi 2,560 x 1,080 piksel.
Kedua monitor ini memiliki ruang layar lebih luas yang menjadikannya dapat diandalkan untuk pekerjaan yang membutuhkan akses dan memantau beberapa window dalam satu layar secara bersamaan.
Dukungan panel IPS pun pada keduanya pun memberikan sudut pandang lebar yang membuat penggunanya dapat melihat dengan jelas tampilan layar dari berbagai sudut pandang.
“Ruang layar lebih besar dengan teknologi panel yang memungkinkan penggunanya dapat memandang dari berbagai sudut tanpa distorsi visual, membuatnya dapat menjadi teman handal untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang membutuhkan multi tasking,” ujarnya.
Apalagi, menurutnya pula, hal ini didukung terapan desain bingkai tipis bertajuk 3-side virtually borderless yang membuat layar seolah tanpa tepian.
LG UltraWide 34WP65G memiliki kelengkapan lebih untuk mendukung pengalaman gaming.
Keduanya dibekali response time 5 millisecond GtG, tapi LG UltraWide 34WP65G memiliki teknologi 1ms Motion Blur Reduction yang membuatnya lebih handal dalam menangani distori gambar bergerak.
Belum lagi bila menilik pada ketersediaan AMD FreeSync, Dynamic Action Sync dan Game Mode yang tersedia dalam LG 34WP65G.
Kemampuan olah gambar High Dynamic Range (HDR) pun, LG UltraWide 34WP65G memimpin dengan ketersediaan HDR400 meski LG UltraWide 34WN80C berbekal HDR10 yang menjadi standar dalam industri.
Namun dalam hal penguasaan ruang warna, keduanya memiliki tingkat relatif setara dengan sRGB 99 persen.
“Keputusan meluncurkan dua pilihan pada masing-masing varian monitor premium khas LG UltraWide dan LG UltraFine, memberikan keleluasaan pada peminatnya untuk mendapatkan satu monitor yang mampu menemaninya baik dalam bekerja maupun untuk hiburan,” tutup Riki Siauw.
Berita Terkait
-
LG PuriCare Wearable Air Purifier Didedikasikan pada Atlet Indonesia Kelas Dunia
-
Sering Menatap Layar Saat Kerja dari Rumah, Perhatikan Hal Ini Agar Tidak Mudah Lelah
-
Lemari Es Multi Door LG Terbaru Dilengkapi Dispenser Air UV Nano
-
Acer Siapkan Smart TV Anyar, Ukurannya Diprediksi hingga 70 Inci
-
Samsung dan LG Akan Pamerkan Inovasi Layar OLED di IMID 2021
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
-
Servis Elektronik Kini Bisa Dipantau Real Time Cukup dari Platform
-
Caviar iPhone 17 Pro Valentine Edition Rilis: iPhone Termahal 2026 Berlapis Berlian
-
Kenapa HP Muncul Iklan Terus? Ini 3 Rekomendasi Ponsel Bebas Iklan!
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
4 Game Baru Sega Siap Rilis hingga Maret 2027, Ini Bocorannya
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 15 Februari 2026: Sikat Skin Angelic, Time Skipper, dan Diamond
-
7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
-
Cari HP Rp1 Jutaan yang Bagus untuk Main Game? Ini 7 Pilihan yang Bisa Jadi Andalan
-
POCO X8 Pro Max Lolos Sertifikasi IMDA dan TKDN, Bersiap ke Pasar Asia Tenggara