Suara.com - Rimini Street, Inc. penyedia produk dan layanan perangkat lunak perusahaan global, serta penyedia dukungan pihak-ketiga, meluncurkan rangkaian solusi keamanan Rimini Protect.
Rimini Protect merupakan rangkaian solusi keamanan baru yang selalu aktif sepanjang waktu, serta memberikan lapisan keamanan yang lebih komprehensif yang mengelilingi dan melindungi infrastruktur serta aplikasi TI perusahaan.
Selama bertahun-tahun, Rimini Street telah menyediakan solusi keamanan canggih "zero-day" yang proaktif.
Serangan “zero-day” merupakan istilah yang digunakan ketika kerentanan dalam suatu sistem dimanfaatkan pertama kali atau dalam tahap awal.
Beberapa organisasi masih mengandalkan laporan dan patch dari vendor perangkat lunak mereka untuk perlindungan terhadap serangan, tetapi strategi ini dinilai memiliki beberapa kekurangan:
- Batasan berbahaya – tidak menargetkan kode khusus, rilis yang tidak didukung, atau kerentanan yang tidak diketahui
- Tidak tepat waktu – dapat memakan waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun untuk dikirim oleh vendor perangkat lunak – dan terkadang tidak memberikan patch sama sekali
- Membutuhkan pekerjaan tambahan yang intensif – seringkali memerlukan peningkatan produk atau teknologi dan mungkin perlu diuji regresi sebelum bisa diluncurkan ke tahap produksi
- Risiko yang terus berlangsung – mungkin tidak memadai untuk melindungi perangkat dari kerentanan yang teridentifikasi
Portofolio keamanan Rimini Street telah tersedia mencakup solusi untuk secara proaktif melindungi aplikasi Oracle dan SAP, middleware, dan basis data klien.
Sekarang Rimini Protect meningkatkan strategi "Pertahanan Mendalam" dengan solusi full-stack untuk mencapai perlindungan keamanan zero-day terhadap ancaman kerentanan, baik yang diketahui, maupun tidak diketahui, serta yang tidak dilaporkan.
Rimini Protect secara menyeluruh mencakup aplikasi berlapis serta perangkat lunak keamanan basis data dan solusi layanan sebagai berikut:
- Rimini Street Advanced Application dan Middleware Security, yang melindungi dari kerentanan yang diketahui dan tidak diketahui, menggunakan deteksi dan perbaikan Java Runtime sebelum serangan mencapai target yang dituju, termasuk rilis yang tidak lagi didukung sepenuhnya oleh vendor.
- Rimini Street Advanced Database Security, solusi keamanan database generasi berikutnya, membantu melindungi basis data dari kerentanan yang diketahui dan tidak diketahui dengan terus memantau dan menganalisis memori bersama.
- Rimini Protect for SAP Applications, merupakan layanan yang dikelola sepenuhnya dan menyediakan pelindung yang dapat memulihkan kerentanan aplikasi dengan kecepatan dan skala tinggi tanpa menyentuh kode, yang juga melindungi dari serangan canggih.
Menurut Gabe Dimeglio, Vice President & Executive Advisor, Rimini Street, perusahaan yang mengandalkan model patching vendor perangkat lunak yang telah ketinggalan zaman, akan menemukan diri mereka rentan terhadap serangan karena patch hanya mengatasi kerentanan yang diketahui.
Baca Juga: Awas Ancaman Kejahatan Siber di Roblox
Dia menambahkan, Rimini Protect merupakan salah satu dari banyak solusi inovatif yang dikembangkan oleh Rimini Street yang dapat membantu klien kami untuk mengambil jalan cerdas dengan portofolio teknologi mereka.
"Solusi ini secara proaktif memblokir proses yang mencoba mengeksploitasi kerentanan zero-day, baik yang telah diketahui sebelumnya, maupun yang baru diketahui," ujar Gabe Dimeglio, Vice President & Executive Advisor, Rimini Street dalam keterangan resminya, Minggu (7/8/2022).
Berita Terkait
-
Program U-Connect Bekali Pelajar SMK Ilmu Keamanan Siber
-
BI Beberkan Strategi Cegah Kejahatan Siber di Ekosistem Ekonomi Digital
-
Mayoritas Pelanggaran Keamanan Siber Bermula dari Kurangnya Ahli
-
Cara Hindari Pretexting, Tidak Kecolongan Data Penting
-
Phising Sasar Sektor Keuangan, Perbankan Jadi Target Utama di Indonesia
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
31 Kode Redeem FF Terbaru 19 Mei 2026: Ada Trik Dapat 100 Diamond Gratis dan Undersea Bundle
-
Terpopuler: 5 HP 5G Memori 512 GB Paling Murah, Pemilk The Economist yang Kritik Prabowo
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta