Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan verifikasi data penerima set top box atau STB gratis untuk menonton siaran televisi digital.
"Kominfo meminta pemda membantu (soal) data," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong, ditemui di Jakarta, Selasa (23/8/2022).
Pemerintah dan stasiun televisi yang menjadi penyelenggara multipleksing berkomitmen memberikan subsidi berupa perangkat set top box gratis kepada masyarakat yang tidak mampu.
Kominfo mengumumkan mereka menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial untuk menyaring masyarakat yang berhak menerima subsidi set top box.
Kenyataan di lapangan, data tersebut bisa saja berbeda, misalnya keluarga yang tadinya termasuk kategori miskin sudah mengalami peningkatan kemampuan ekonomi, atau sebaliknya.
Kominfo beberapa bulan lalu bertemu dengan pemerintah daerah tingkat dua soal pengumpulan data penerima set top box ini. Setelah pendataan, pemerintah daerah akan menyampaikan data tersebut ke stasiun televisi penyelenggara multipleksing supaya masyarakat bisa mendapatkan subsidi set top box.
Selain pendataan, menurut Usman, jika sebuah keluarga termasuk dalam Program Keluarga Harapan, maka terindikasi dia bisa mendapatkan set top box.
Pemerintah menggunakan metode multiple analog switch off (ASO) untuk peralihan ke siaran terestrial digital, menggantikan rencana semula yang terdiri dari tiga tahap.
Skema cara multiple ASO ini dipilih berdasarkan kondisi di lapangan, yaitu kesiapan infrastruktur multipleksing, keberadaan siaran terestrial analog dan kesiapan perangkat set top box.
Baca Juga: Menkominfo: Gelar Siaran TV Digital di Indonesia dengan Tahapan Berganda
Siaran televisi terestrial analog di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi akan dimatikan pada 25 Agustus. Mulai tanggal tersebut, siaran televisi digital berlaku di wilayah tersebut.
Sekitar 400.000 rumah tangga di Jabodetabek akan menerima set top box, sudah sekitar 40 persen warga menerima subsidi tersebut. [Antara]
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi TV Digital 32 Inch Watt Rendah Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga
-
Prabu Revolusi Resmi Jabat Dirjen IKP Kominfo, Dihubungi 2 Hari Sebelum Ditunjuk
-
Usman Kansong Bantah Isu Politik Jadi Alasan Mundur dari Kominfo, Singgung Johnny G Plate
-
Usai Semuel, Giliran Dirjen IKP Kominfo Usman Kansong Mengundurkan Diri
-
Berkaca dari Kasus Facebook, Indonesia Akan Pelajari Publisher Rights ke Australia
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Februari 2026, Ada Ribuan Gems dan Pemain OVR 117
-
Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh, Penjualan Awal Realme P4 Power Laris Manis
-
53 Kode Redeem FF Hari Ini 6 Februari 2026, Klaim Prism Wings dan Item Jujutsu Kaisen
-
Lupa Nomor Smartfren? Tenang, Ini Solusi Cepat Cek Nomor Sendiri!
-
Gunakan AI, Fitur Auto-Dubbing YouTube Sekarang Tersedia 27 Bahasa
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Februari: Ada Icon Ginga 115-117 dan 10.000 Gems
-
7 HP Murah RAM Besar untuk Admin Bisnis Online, Multitasking Lancar Tanpa Lag
-
Apakah HP Infinix Cepat Rusak? Cek Rekomendasi HP Terbaik Spek Dewa Dibawah Rp2 Juta
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 6 Februari 2026: Klaim Sukuna, G36, dan Parasut Jujutsu
-
Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara