Suara.com - Salah satu rumor iPhone yang menjadi pusat perhatian adalah bahwa Apple sedang mengerjakan fitur konektivitas satelit baru.
Sebuah laporan baru dari Ming-Chi Kuo menunjukkan bahwa Apple telah "menyelesaikan pengembangan perangkat keras" dari fitur tersebut.
Namun, masih belum jelas kapan tepatnya fitur tersebut akan diluncurkan ke publik.
Ming-Chi Kuo mengatakan di akun Medium miliknya bahwa ia mengharapkan fitur komunikasi satelit akan menjadi hal umum di smartphone dalam beberapa tahun mendatang karena meningkatnya frekuensi bencana alam dan konflik geopolitik dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut analis, Apple telah menyelesaikan pengujian perangkat kerasnya untuk fitur komunikasi satelit pada iPhone 14.
Faktanya, pengembangan perangkat keras yang sebenarnya dari fitur tersebut tampaknya telah selesai untuk iPhone 13.
Tapi, Apple menggunakan pengembangan perangkat keras ini untuk menguji dan menyelesaikan fungsionalitas untuk iPhone 14.
Alasan Apple tidak dapat meluncurkan fitur satelit meskipun pengembangan perangkat keras telah selesai dilaporkan karena "model bisnisnya belum dinegosiasikan."
Ming-Chi Kuo melanjutkan dengan mengatakan bahwa Apple kemungkinan besar akan bermitra dengan Globalstar untuk fungsionalitas satelit di dalam iPhone.
Baca Juga: Apple Watch Pro Ikut Dirilis 7 September Bersama iPhone 14
"Pada akhirnya, waktu kapan (atau jika) Apple meluncurkan fitur satelit di dalam iPhone bergantung pada apakah Apple dan operator dapat menyelesaikan model bisnisnya," kata Kuo dilansir laman 9to5Mac, Selasa (30/8/2022).
Tujuan utama fungsionalitas satelit di dalam iPhone adalah untuk mengaktifkan layanan SMS dan suara dalam situasi darurat, di saat kamu kekurangan layanan seluler tradisional.
Bloomberg telah melaporkan bahwa ada dua fitur satelit, satu untuk perpesanan di aplikasi Pesan dan satu lagi yang memberikan mekanisme pelaporan yang lebih langsung untuk keadaan darurat besar, seperti kecelakaan pesawat dan kapal yang tenggelam.
Globalstar mengumumkan awal tahun ini bahwa mereka telah mengakuisisi 70 satelit baru untuk “mengisi dan memperpanjang umur konstelasi Globalstar yang ada.”
Perusahaan itu mengatakan telah mengakuisisi satelit untuk menyediakan layanan satelit berkelanjutan kepada pelanggan potensial. Bisa jadi itu adalah Apple.
Apple akan mengumumkan iPhone 14 dan iPhone 14 Pro selama acara khusus "Far out" pada 7 September mendatang.
Bahkan, karya seni untuk acara tersebut mungkin mengisyaratkan fitur satelit baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan