Suara.com - Snap, perusahaan induk Snapchat, bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke 20 persen karyawannya. Adapun jumlah karyawan Snap saat ini terhitung mencapai 6.000 orang.
Tak hanya itu, Snap juga akan membatalkan sejumlah proyek seperti drone pengambilan foto Pixy serta acara premium Snap Originals.
CEO Snap Evan Spiegel mengumumkannya melalui memo pada Selasa lalu.
Ia mengatakan ke karyawan, perusahaan perlu merestrukturisasi bisnisnya untuk menghadapi tantangan keuangan.
"Tingkat pertumbuhan pendapatan year-over-year (YoY) perusahaan saat ini untuk kuartal hanya 8 persen, jauh di bawah dari apa yang kami harapkan awal tahun ini," tutur Spiegel, dilansir dari CNBC, Kamis (1/8/2022).
Ia mengaku kalau perusahaan sudah berupaya seperti membangun cadangan modal besar.
Mereka juga telah berusaha untuk menghindari pengurangan tim dengan mengurangi pengeluaran di area lain.
"Sekarang kami harus menghadapi konsekuensi dari pertumbuhan pendapatan yang lebih rendah dan beradaptasi dengan lingkungan pasar. Kami sedang restrukturisasi bisnis kami untuk meningkatkan tiga prioritas strategis yaitu pertumbuhan komunitas, pertumbuhan pendapatan, dan augmented reality," papar dia.
Proyek lainnya yang saat ini dibuat perusahaan yakni aplikasi pihak ketiga Snap Minis dan Snap Games. Mereka pun ikut merombak jajaran petinggi perusahaan.
Baca Juga: Xiaomi Dilaporkan PHK Lebih dari 900 Karyawan
"Perubahan sebesar ini tidak pernah mudah, dan kami harus bertindak tegas untuk menghadapi momen ini sebagai sebuah tim," kata Spiegel.
"Saya bangga dengan kekuatan dan ketahanan tim, karena kami telah menavigasi berbagai tantangan dalam mengembangkan bisnis kami di industri yang sangat kompetitif selama masa yang tidak pasti dan belum pernah terjadi sebelumnya," pungkas dia.
Berita Terkait
-
Snapchat Kenalkan Rangkaian Fitur Baru Berbasis Teknologi AR
-
Ada Stiker dan Filter Ramadhan dari Snapchat
-
Hari Perempuan Internasional, Snapchat Luncurkan Lensathon Womens Day, Dorong Keterampilan AR
-
Usai Google, Snapchat Matikan Fitur Lokasi di Ukraina
-
Bikin Video di TikTok, Instagram, dan Snapchat Makin Mantul dengan Fitur Baru Samsung Galaxy S22
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo